23.8 C
Samarinda
Friday, March 1, 2024

Mahfud MD Singgung Pemberantasan Korupsi Dalam Pidato Deklarasi sebagai Cawapres Ganjar

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA–Terjawab sudah siapa sosok pendamping Calon Presiden Ganjar Pranowo. PDI Perjuangan akhirnya mengumumkan Mahfud MD menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar. Dalam pidato deklarasi calon pasangan ini, Mahfud berjanji akan meneruskan cita-cita Indonesia emas pada 2024.
“Mas Ganjar dan saya akan melanjutkan cita-cita upaya Indonesia emas 2045,” kata Mahfud, di Kantor DPP PDIP, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 18 Oktober 2023 dilansir dari cnbcindonesia.com.

Mahfud mengatakan untuk mewujudkan cita-cita ini, bangsa Indonesia harus memenuhi sejumlah syarat. Seperti ideologi bangsa yang kokoh, ekonomi yang baik, hukum dan keadilan ditegakkan, politik yang demokratis, hingga budaya gotong royong yang hidup juga mengedepankan persaudaraan.

Selain itu khusus penegakan hukum, menurut Mahfud hal ini harus dilakukan dengan benar, termasuk pemberantasan korupsi.

Dalam pidatonya Mahfud juga mengatakan dirinya sudah mengenal sosok Capres Ganjar Pranowo dari tahun 2004. Menurutnya Ganjar merupakan sosok yang merakyat, berani dan mampu memperbaiki hal yang salah, juga memperjuangkan nilai politik yang diyakini benar.

“Jika penegakan hukum dilakukan dengan benar maka setengah masalah bangsa ini Insya Allah tuntas kalau hukumnya bagus maka segala aspek kehidupan masyarakat akan bagus juga,” kata Mahfud.

PIDATO LENGKAP MAHFUD

Atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mendampingi calon presiden bapak H. Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden adalah kehormatan dan kebanggaan saya diberi amanah mengembang tanggung jawab yang besar dan mulai bersama mas Ganjar, meneruskan cita-cita Bung Karno dan para pendiri negara lainnya untuk mewujudkan masyarakat Indonesia adil makmur dan sejahtera.

Bung Karno dan Bung Hatta telah mengantarkan bangsa Indonesia ke pintu gerbang emas kemerdekaan RI, mas Ganjar dan saya bersama seluruh rakyat akan melanjutkan cita-cita menuju Indonesia emas tahun 2045.

Cita-cita Indonesia menjadi bangsa maju, adil dan beradab, dalam menyongsong Indonesia emas tahun 2045 akan terwujud jika kita memenuhi sejumlah syarat yakni ideologi bangsa kokoh, ekonomi baik, hukum dan keadilan ditegakkan ,politik demokratis, budaya gotong royong hidup, serta mengedepankan persaudaraan. Jika penegakan hukum dilakukan dengan benar maka setengah masalah bangsa ini Insya Allah tuntas kalau hukumnya bagus maka segala aspek kehidupan masyarakat akan bagus juga. misalnya di bidang sosial, politik, budaya, pertahanan, keamanan dan ekonominya. prioritas pemberantasan korupsi kepastian hukum dan konsistensi dalam implementasi penegakannya memberi jaminan bagi investasi dan pembangunan ekonomi serta memberi perlindungan kepada masyarakat.

Dalam pembangunan politik negara kita menganut demokrasi dimana kekuasaan berada di tangan rakyat, dalam implementasinya demokrasi membutuhkan nomokrasi, demokrasi adalah kedaulatan rakyat, sedangkan nomokrasi kedaulatan hukum. Demokrasi tanpa nomokrasi akan anarkis, nomokrasi tanpa demokrasi maka akan sewenang-wenang. Sehingga keduanya harus berjalan seiring dan seimbang.

Demokrasi menghargai perbedaan dan perbedaan itu adalah fitrah atau ciptaan tuhan, perbedaan diantara manusia, ras, dan suku maupun agama itu karena diciptakan dan dikehendaki oleh tuhan sendiri.

Kalau Allah mau kamu semua itu semua hanya satu jenis tidak berbeda-beda, tapi justru saya tuhan menyebabkan kamu berbeda agar kamu berlomba untuk berbuat kebajikan, itu firman tuhan.

Indonesia yang beragam membutuhkan toleransi dan akseptasi, akseptasi maknanya semua anak bangsa bisa bergabung dengan tetap dalam keyakinan masing-masing. kita semua ketemu dalam prinsip kalimatun sawa, yaitu memperjuangkan sesuatu yang sama diantara perbedaan. Tidak perlu menajamkan perbedaan diantara kita yang memang sejatinya tidak bisa disatukan dalam semua hal.

Yang sama, atau kalimatun sawa yang pasti disetujui oleh orang apapun ras dan kelompoknya adalah keadilan. Pasti disetujui oleh siapapun apapun agamanya. pasti orang setuju dengan penegakan hukum dan keadilan. Perlindungan masyarakat lemah dan perlindungan serta rasa kasih sayang pada wong cilik

Saya berkeyakinan Mas Ganjar figur tepat bagi bangsa Indonesia, untuk mewujudkan cita-cita yang saya sebutkan tadi, mempercepat dan melanjutkan program pembangunan yang sudah baik, tentu juga memperbaiki yang keliru dan melakukan inovasi baru sesuai perkembangan zaman berpegang dengan tetap berpegangan pada konstitusi.

Saya sudah kenal lama mas Ganjar sejak tahun 2004 – 2008 kami bersama jadi anggota DPR RI dan kami kerap berdiskusi dan saling mengunjungi saat mas Ganjar memimpin Jawa Tengah dan saya menjadi ketua Mahkamah Konstitusi. Saya tahu persis mas Ganjar merakyat dan berani yang memperbaiki yang bengkok-bengkok, berani menerima kritik, berani memperjuangkan nilai politik yang diyakini benar. Saya tahu juga mas Ganjar dari keluarga muslim yang taat dan menjalankan amanat yang diberikan kepadanya, amanat orang tua, amanat dari partai dan terutama dari rakyat.

Terakhir saat ini saya mengemban amanat sebagai Menkopolhukam RI yang tugasnya antara lain memastikan pemilu berjalan aman. karena tugas saya itu maka selama ini saya tidak pernah sekalipun menyatakan akan ikut kontestasi pemilu saya tidak pernah berkampanye, memasang spanduk, dan lain-lain, baru kali ini saya menyatakan bersedia menjadi Calon Wakil Presiden RI karena amanah yang sudah diberikan bu Megawati bersama para pimpinan partai disaksikan kita semua.

Bagi selama ini menunda menentukan pilihan menunggu kepastian dari saya maka saat ini saya menyatakan saya bersedia ikut kontestasi.

bersama mas Ganjar saya akan mendedikasikan diri semua kemampuan saya, ilmu saya kemampuan saya, ketegasan dan keteguhan sikap, serta keberanian yang selama ini untuk ditunjukkan ke bangsa. Tentu saya juga mengucapkan terima kasih pada presiden Joko Widodo yang telah memberi kesempatan kepada saya selama ini untuk berkhidmat kepada pemerintah secara leluasa sehingga bisa ikut membangun bangsa dan negara Insya Allah dengan ridho Allah langkah kita mewujudkan Indonesia sejahtera lahir batin adil makmur dapat jalannya.

Terima kasih dukungan dan kerja sama kepada semua teman tapi sebagian yang hadir bu Puan (Puan Maharani), mas Prananda (Prananda Prabowo), Ketua TPN Arsjad Rasjid, Sekjen PDIP Hasto, Olly Dondokambey, serta teman lain Andika Perkasa dan semua saya ucapkan terima kasih atas diskusi dan dukungan selama ini sehingga pada hari ini saya berdiri menyatakan kesediaan saya ikut kontestasi Pilpres 2024. (*/)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -