src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Mahasiswa Kritisi Rencana Kenaikan Tunjangan Perumahan Anggota DPRD PPU

Mahasiswa Kritisi Rencana Kenaikan Tunjangan Perumahan Anggota DPRD PPU

waktu baca 1 menit
Kamis, 2 Sep 2021 22:32 621 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Isu rencana kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) kembali menjadi sorotan masyarakat.

Hamdi Setyawan, Ketua Forum Kerukunan Keluarga Mahasiswa (FKMK) Kabupaten PPU mengatakan, anggota DPRD hanya memikirkan kepentingannya sendiri.

Hamdi sangat menyayangkan jika DPRD PPU mengusulkan kenaikan tunjangan di tengah kondisi kesulitan masyarakat akibat pandemic COVID-19.

“Sangat disayangkan ya, karena situasi saat ini yang masih pandemi, masih banyak yang harus dilakukan untuk masyarakat,” ungkap Hamdi, Kamis 2 September 2021.

Menurut Hamdi masih banyak yang perlu dilakukan anggota legislatif pada saat pandemi. Contohnya memeberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak langsung COVID-19.”Tapi, kok malah mau menaikan tunjangan,” tukasnya.

Ia berharap kepekaan legislator melihat kesulitan masyarakat.  “Harapannya mereka (DPRD) dapat melihatlah kodisi masyarakat sekarang ini seperti apa, sulitnya seperti apa,” tegasnya.

Sebelumnya, ramai diberitakan anggota DPRD PPU mengajukan kenaikan tunjangan perumahan di tengah pandemi COVID-19. Dari Rp 19 juta akan menjadi Rp 24 juta.

Penulis: Teguh

Editor: MH Amal

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x