src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Curah hujan deras yang mengguyur wilayah Balikpapan pada Sabtu (29/11/25) memicu longsor Balikpapan di kawasan Jalan Penggalang, RT 28, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan. Peristiwa longsor Balikpapan ini langsung mendapat respons cepat dari Polresta Balikpapan dan sejumlah instansi terkait.
Dilansir dari Tribrata News Polda Kaltim, tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan memastikan kondisi di sekitar titik kejadian tetap aman.
Kasat Samapta Polresta Balikpapan, AKP Much Chusen, memimpin langsung personel Satuan Samapta bersama Sat Brimob Polda Kaltim, Ditsamapta Polda Kaltim, serta BPBD Balikpapan. Penanganan longsor Balikpapan dilakukan dengan evakuasi warga, pembersihan material tanah, dan pengecekan area rawan demi mencegah risiko susulan.
Informasi mengenai longsor Balikpapan pertama kali diterima unit Patroli Beat 110 dari laporan masyarakat yang melihat material tanah mulai menutup sebagian badan jalan dan mengenai beberapa bagian rumah. Petugas yang tiba segera berkoordinasi dengan Brimob dan para relawan untuk membantu warga serta menyingkirkan timbunan yang menghambat akses.
Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun mengingatkan warga agar tetap waspada, terutama pada periode cuaca ekstrem yang dapat memicu longsor Balikpapan di berbagai titik rawan.
“Kami minta warga selalu waspada terhadap potensi bencana. Yang utama adalah keselamatan keluarga. Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi Call Center 110 agar proses evakuasi bisa cepat dilakukan. Polri selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Respons cepat ini menunjukkan komitmen aparat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi lintas instansi juga sangat penting mengingat longsor Balikpapan kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat. Upaya mitigasi berkelanjutan diharapkan mampu menekan risiko bencana serupa di masa depan.