Beranda BUMI ETAM Komisi IV DPRD Kaltim Berencana Revisi Perda Perlindungan Anak

Komisi IV DPRD Kaltim Berencana Revisi Perda Perlindungan Anak

DPRD Kaltim Berencana Revisi Perda Perlindungan Anak
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid (foto: Istimewa/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kaltim akan segera menindaklanjuti rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2012. Revisi tersebut dinilai sama dengan rencana Komisi IV untuk dibentuknya lembaga independen Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan lembaga independen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait rencana revisi Perda Nomor 6/2020 tersebut.

“Kami mendapatkan pencerahan, ada aturan yang mengatur bahwa daerah dapat membentuk KPAD, tapi sifatnya itu tidak wajib,” ujarnya.

Dijelaskan Ely, lingkup kerja lembaga independen ini lebih luas jika dibandingkan ketika berada di bawah struktur pemerintahan.

Advertisement

“Ketika di bawah pemerintahan, fungsi pengawasannya kurang optimal jika dibandingkan dengan dipegang langsung oleh komisioner,” katanya.

Berdasarkan pemaparan yang disampaikan oleh KPAI, akhirnya Komisi IV DPRD Kaltim berpendapat bahwa banyak hal yang perlu lebih dimatangkan kembali, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan sistem anggaran.

“Kami masih berusaha untuk mencari penjelasan dari beberapa daerah yang memiliki lembaga KPAD. Kami akan menggodok lebih dulu Raperda ini. Tapi yang kami khawatirkan, adanya double budgetingnya,” terang Ely.

Dari komunikasi bersama KPAI tersebut juga dibahas mengenai anggaran. Seperti diketahui, anggaran per tahun yang dialokasikan beberapa daerah untuk lembaga independen KPAD masih minim.

“Bali dan beberapa daerah lain untuk 1 tahun hanya dianggarkan Rp 1 miliar. Yang lain bervariasi, antara Rp 300 sampai Rp 400 juta untuk pendanaan operasional seperti gaji dan sebagainya,” imbuhnya. (ADV)

Baca Juga  Sekolah Tatap Muka, Gubernur Tunggu Petunjuk Pusat

Penulis: Ningsih

Editor: Amin

Komentar
Advertisement