src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Konstruksi Terminal BBM Palaran Samarinda Ditargetkan Rampung 2028

Konstruksi Terminal BBM Palaran Samarinda Ditargetkan Rampung 2028

2 minutes reading
Thursday, 5 Mar 2026 10:58 47 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pembangunan Terminal Terpadu Palaran resmi memasuki tahap persiapan konstruksi setelah melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Kota Samarinda dan PT Pertamina Patra Niaga. Proyek Terminal Terpadu Palaran ini dirancang sebagai fasilitas penunjang distribusi energi di Samarinda dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua tahun sejak pekerjaan fisik dimulai.

Dilansir dari RRI Samarinda, proyek Terminal Terpadu Palaran akan dikerjakan oleh PT Elnusa. Saat ini, pihak Pertamina Patra Niaga tengah melakukan sejumlah persiapan teknis di lapangan, termasuk pematangan lahan dan penyusunan detail perencanaan konstruksi Terminal Terpadu Palaran.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa proses konstruksi diperkirakan berlangsung selama dua tahun dengan target penyelesaian awal 2028.

“Proses pekerjaan konstruksinya itu sekitar dua tahun. Diperkirakan selesai pada awal 2028, dan sekarang sudah tahap persiapan,” ujarnya pada Selasa, 3 Maret 2026 di salah satu hotel di Samarinda.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Terminal Terpadu Palaran wajib mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah kota telah mengoordinasikan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas PUPR, guna memastikan kelengkapan dokumen site plan serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dapat diproses sesuai prosedur.

Dari sisi perizinan lingkungan, proyek Terminal Terpadu Palaran disebut telah mengantongi izin dari kementerian terkait. Dengan demikian, kewenangan Pemkot Samarinda kini difokuskan pada pengaturan teknis bangunan, kesesuaian tata ruang, serta pengawasan selama proses konstruksi Terminal Terpadu Palaran berlangsung.

Lokasi Terminal Terpadu Palaran berada di kawasan industri Handil Bakti, Kecamatan Palaran. Area tersebut dinilai sesuai dengan rencana tata ruang kota dan tidak berada di kawasan permukiman padat, sehingga secara peruntukan dianggap tepat untuk pengembangan fasilitas distribusi energi.

Selain kesiapan teknis, pemerintah juga menekankan pentingnya komunikasi dengan masyarakat sekitar. Sosialisasi dinilai menjadi kunci agar pembangunan Terminal Terpadu Palaran berjalan lancar tanpa hambatan sosial.

“Selebihnya tinggal sosialisasi kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat Handil Bakti memberi dukungan,” kata Andi Harun.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x