23.9 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Komisi II DPRD Kaltim Ingatkan Pansel Memilih Komisaris dan Direksi BUMD Sesuai Kemampuan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Tahapan seleksi calon Komisaris dan Direksi BUMD Kaltim hingga saat ini sudah masuk babak baru, yakni menunggu keputusan akhir Gubernur Kaltim atas nama-nama yang telah dinyatakan lulus seleksi oleh tim Panitia Seleksi (Pansel).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengaku, pihaknya telah menerima laporan terkait nama-nama calon Komisaris dan Direksi BUMD Kaltim yang dinyatakan lulus oleh tim Pansel tersebut.

Namun belum mengetahui, siapa saja dari nama-nama itu yang akan dipilih Gubernur Kaltim untuk menduduki kursi tertinggi di BUMD berplat merah di Kaltim ini.

“Belum sampai ke sana, masih yang lolos saja. Kemarin yang lolos wawancara, hanya baru nama-nama itu. Tapi katanya masih diserahkan kepada Gubernur untuk mendapatkan persetujuan. Sebatas itu saja,” akunya pada headlinekaltim.co pada Senin kemarin.

Sutomo Jabir menegaskan, sejak tahapan awal seleksi calon Komisaris dan Direksi BUMD Kaltim oleh Pansel dari Pemprov Kaltim, Komisi II telah melakukan pemantauan. Termasuk juga meminta CV dari masing-masing calon peserta dan mengundang Pemprov Kaltim. Dalam hal ini adalah Biro Ekonomi dan Pansel untuk mengetahui perkembangan dari tahapan seleksi yang telah dilaksanakan.

Baca Juga  Ely Hartati Rasyid : Anggota Dewan Dapil Kukar Harus Maksimalkan Bankeu untuk Kukar

“Yang jelas kita sudah panggil Biro Ekonomi, tim Pansel. Dan kita cukup menegaskan garis besarnya saja. Kita juga sejak awal memantau, meminta biodata semua yang lolos seleksi. Itu sudah diserahkan ke kita. Sesuai wewenang kita di Undang-undang, kita hanya dikasih batas itu, tidak boleh secara teknis masuk,” terangnya.

Baca Juga  Warga Sanga-sanga Usul Bangun Taman Edukasi Sejarah, Samsun: Kami Upayakan Terwujud

Legislatif Fraksi PKB ini menegaskan dan meminta kepada tim Pansel calon Komisaris dan Direksi BUMD Kaltim juga kepada Pemprov Kaltim untuk dapat memilih orang yang tepat, sesuai dengan kemampuan yang dibutuhkan. Karena kata Sutomo Jabir, itu berkaitan dengan penyertaan modal.

“Karena itu terkait nantinya dengan penyertaan modal. Kalau tidak meyakinkan buat kita, kan tidak mungkin kita menyetujui penyertaan modal. Sehingga kita tidak mau ada titipan lah, yang tidak sesuai dengan profesionalisme sesuai BUMD, tidak sesuai dengan spesifikasi kemampuan yang dibutuhkan. Itu sudah kita sampaikan semua,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar