25 C
Samarinda
Saturday, May 15, 2021

Investor dari China Ingin Bangun Pembangkit Listrik di Kaltim, Begini Tanggapan Sutomo Jabir

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kalimantan Timur sejak ditetapkan akan menjadi ibukota negara (IKN) baru menjadi magnet yang kuat bagi investor domestik maupun internasional untuk berlomba-lomba menanam modal.

Salah satu diantara investor yang telah menjalin komunikasi terkait tanam modal ini adalah National Technical Import and Export Corporation (CNTIC) yang merupakan perusahaan besar China. Bahkan perusahaan ini kabarnya telah bertandang ke kantor Gubernur Kaltim dan telah ditemui oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi baru-baru ini.

Tak main-main, perusahaan asal Negeri Tirai Bambu ini akan berinvestasi di bidang pengembangan pembangkit listrik, juga pembangunan jalan tol, kereta api, impor dan ekspor teknologi.

Namun ketika kabar tersebut disampaikan kepada Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir, dia mengaku pihaknya belum mendengar informasi terkait pertemuan tersebut.

“Kita belum dapat informasi tentang perusahaan yang mau investasi. Dimana rencananya? Belum tahu saya, mungkin untuk menyokong IKN kali,” katanya pada awak media, Senin kemarin usai memimpin hearing bersama perwakilan Mahasiswa di Gedung E lantai 1 Kantor DPRD Kaltim.

Legislatif dari Fraksi PKB ini bahkan mengaku baru mengetahui informasi adanya investor China yang telah melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltim. Sehingga kata Sutomo Jabir, pihaknya akan mengkonfirmasi hal itu langsung kepada Pemprov Kaltim.

“Kita juga belum dapat informasi, nanti kita pertanyakan ke Dinas terkait,” katanya.

Baca Juga  Hati-hati Gunakan Anggaran COVID-19

“Saya kan Komisi II bidang investasi. Nanti kita tanyakan. Sampai sekarang belum ada tembusan ke kita,” timpalnya.

Sutomo Jabir menilai, adalah hal yang wajar dan pantas jika banyak investor yang ingin masuk ke Kaltim terlebih dengan IKN ini. Termasuk dengan melirik daerah-daerah terdekat dengan IKN, seperti Kukar dan Samarinda yang merupakan penyangga IKN.

Baca Juga  Kecewa Penanganan Jalan Tak Sesuai, Baharuddin Demmu Minta Pemprov Evaluasi Bankeu

Namun demikian, dia mengatakan, Komisi II akan mengkonfrontir kepada Pemprov Kaltim investasi apa saja yang akan “ditanam” CNTIC ini.

“Mungkin untuk menyiapkan menyokong IKN ke depannya, karena kita kan penyangga, apalagi Kukar. Mana tahu kita harus perjelas dulu apa motifnya, apa faedahnya, manfaatnya dan berapa nilai investasinya. Kita kan belum tahu ini, berapa nilai investasinya berapa biayanya dan diserahkan ke mana nanti kita perjelas dulu. Saya belum tahu informasinya,” bebernya.

Dikatakan dia, jika benar kabar tersebut, Komisi II DPRD Kaltim pastinya akan mendorong pemerintah untuk bekerjasama dengan perusahaan itu. Mengingat, di Kaltim masih banyak desa yang belum teraliri listrik serta pemenuhan pembangunan infrastruktur yang baik.

“Kita sendiri kan masih banyak daerah yang belum teraliri listrik. Masih 228 desa se-Kaltim yang belum teraliri listrik. Saya tidak tahu apakah peruntukannya untuk itu atau untuk yang lain. Itu saya belum dapat informasi,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar