src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> KNPI Kukar Merana, Hanya Diberi Dana Rp 200 Juta

KNPI Kukar Merana, Hanya Diberi Dana Rp 200 Juta

2 minutes reading
Friday, 24 Apr 2026 20:26 2 huldi amal

‎‎HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Pil pahit harus ditelan pengurus KNPI Kukar.  yang kini dipimpin Rian Tri Syahputra dan Sekretaris Novia Wulandari Edi Damansyah. Organisasi induk kepemudaan di Kukar ini hanya mendapatkan bantuan dana APBD 2026 sekitar Rp 200 juta.

‎”Itupun masih di awang-awang, dapat kah atau tidak?” sebut Ketua KNPI, Rian Tri Saputra, Jumat 24 April 2026.

‎Jika dibandingkan dengan tahun lalu, besaran dana ini sangat jauh sekali.  Kala itu, KNPI Kukar mendapatkan bantuan dana dari program pokok pikiran (Pokir) almarhum Ketua DPRD Kukar Junaidi. ‎”Dapat Rp 3 miliar, itu sudah kami pergunakan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

‎Berbagai cara sudah diupayakan KNPI, seperti mengajukan proposal kegiatan ke Dispora Kukar selaku OPD yang mengurusi bidang kepemudaan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Namun, tidak ada tanda-tanda bakal dapat bantuan besar. ‎”Harus ada pertemuan besar lagi melibat kan DPRD, Dispora dan Bappeda,” ungkapnya.

‎Rian juga menyayangkan pihaknya tidak dilibatkan dalam program Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti program perikanan dari Dinas Perikanan dan Kelautan(DPK). program pengembangan pertanian dan peternakan di Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak), serta pelatihan kerja oleh Disnakertrans.

‎”Kami tidak dilibatkan, padahal anggota kami ada yang menggeluti bidang pertanian, perikanan dan peternakan,” sebutnya.

‎KNPI  yang tersebar di 18 pengurus kecamatan dan menaungi 60 organisasi kepemudaan ini sudah menjalankan program kursus bahasa Inggris bagi pelajar yang diikuti 500 anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Kukar. Ada satu program lagi yang siap dijalankan. ‎”Kami ingin bentuk pusat konseling psikologi, ini sangat penting dan dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

‎Kondisi terburuk, kata dia, jika KNPI tidak mendapat bantuan sama sekali, maka program tidak bisa dijalankan. ‎”Ini berarti, pemuda tidak dianggap penting di Kukar, padahal kami sudah mendukung Kukar Idaman Terbaik,” sebutnya.(Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x