src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Plt Bupati Agus Tamtomo memimpin rapat membahas sekolah tatap muka. (foto: Sofi/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Berau terus bertambah. Melihat situasi saat ini, Pemerintah Kabupaten Berau akhirnya memutuskan untuk menunda sekolah tatap muka yang direncanakan pada awal tahun 2021. Keputusan ini diambil sesuai hasil rapat di Ruang Rapat Kakaban Kantor Bupati Berau, Senin 28 Desember 2020.
Plt Bupati Berau Agus Tantomo menjelaskan sekolah tatap muka akan ditunda hingga situasi benar-benar dinyatakan aman. Ia menyebut, beberapa hari terakhir kasus COVID-19 terus meningkat. Jika sekolah tetap dibuka, dikhawatirkan akan ada lonjakan kasus dan klaster baru di institusi pendidikan.
“Jadi dasar pertimbangan kita, dilihat dari perkembangan terakhir COVID-19 di Berau,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Berau menunggu hingga program vaksinasi berjalan. “Insya Allah sudah ada jadwal vaksinasi, jadi lebih baik kita menunggu semua program vaksin selesai, baru kita berpikir untuk tatap muka,” lanjutnya.
Menurutnya, risiko melaksanakan sekolah tatap muka pada situasi saat ini cukup besar. Pemka akan mencoba membuat konsep pengawasan terhadap anak-anak di luar jam sekolah guna menekan penyebaran virus.
Sebab, percuma tidak ada tatap muka di sekolah, tetapi mereka berkumpul di luar sekolah. “Di situasi seperti ini seharusnya dilarang berkumpul, bukan dilarang bersekolah, jangan sampai tidak ngumpul di sekolah, malah berkumpul di luar,” tutupnya.
Diketahui, per 27 Desember 2020, sudah ada 1.033 kasus terkonfirmasi COVID-19. Dengan 399 kasus masih menjalani perawatan, 14 pasien meninggal dunia dan 674 dinyatakan sembuh.
Penulis: Sofi
Editor: MH Amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim