30.8 C
Samarinda
Wednesday, February 28, 2024

Kapolresta Samarinda Minta Maaf Soal Intimidasi terhadap Jurnalis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman meminta maaf atas insiden kekerasan dan intimidasi oknum personelnya kepada sejumlah wartawan saat meliput di depan Markas Polresta Samarinda Jl Slamet Riyadi pada hari Kamis 8 Oktober 2020 malam.

Arif berjanji akan menindak anggota polisi yang terbukti melanggar melakukan kekerasan terhadap wartawan. “Jangan sampai akibat kejadian seperti ini hubungan antara insan pers dengan kepolisian menjadi renggang. Jika terbukti kami tindak secara tindakan disiplin,” kata Arif diwawancarai wartawan, Jumat 9 Oktober 2020.

Arif membeber pada saat kejadian , pihaknya mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan tindakan anarkis yang bukan kalangan mahasiswa.

“Kami amankan, kami data, dan kami lakukan test urine rapid test dan ada yang mengaku sebagai kuasa hukum. Tentunya jadi membuat kami bertanya-tanya, ini betul apa tidak kuasa hukumnya. Memang ada adu argumen dari anggota selama kami melakukan pendataan orang-orang ini,” ujar Arif.

Arif menjelaskan pihaknya tak tahu pemicu kesalahpahaman antara polisi dengan mereka yang mengaku sebagai kuasa hukum.

“Intinya adalah bahwa kami tidak punya maksud memukul apalagi menginjak. Itu gelap ya. Kami juga akan mencari tahu siapa anggota itu, mungkin disangkanya rekan-rekan dari wartawan ini salah satu dari biang yang membuat keributan. Mungkin itu,” kata Arif.

Saat kejadian, Kapolresta Samarinda juga menjelaskan ada personel gabungan dari Brimob  Polda Kaltim dan Polresta mengamankan unjuk rasa.

“Pas kembali ke Polres dilihat ada sedikit argumen,  mungkin ya mungkin,  mereka turun. Tapi kalau dari laporan anggota mereka tidak ada yang melakukan pemukulan tapi kalau memang ada nanti tolong sampaikan ke saya,” ujar Arif.

“Terlepas itu kami sebagai manusia biasa, tentunya meminta maaf apabila ada tindakan kami yang di luar kemanusiaaan, ataupun di luar garis tugas pokok kami,” ujar Arif.

Penulis: Amin

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -