30.3 C
Samarinda
Saturday, May 15, 2021

Pengalaman Seno Aji Jabat Ketua BK DPRD Kaltim, Buat Mediasi Hingga Urus Absensi

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menceritakan pengalamannya saat menjadi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim.

Dia mengatakan, setelah dirinya diangkat menjadi Wakil Ketua DPRD Kaltim, pengalaman menjadi Ketua BK DPRD Kaltim sangat “spesial” dan memberi banyak pengalaman.

Menjadi Ketua BK DPRD Kaltim tentu saja bukan tugas yang gampang untuk diemban. Seno Aji juga mengungkapkan, beberapa masalah yang sempat dia tangani semenjak menjadi Ketua BK DPRD Kaltim.

“Kalau kita masalah kemarin ada satu masalah yang terkait dengan anggota dewan. Tidak perlu saya sebut namanya. Ini terkait prihal hutang piutang,” ungkapnya pada headlinekaltim.co beberapa waktu lalu.

Ketika menangani masalah yang dialami anggotanya tersebut, BK, kata Seno Aji, melakukan upaya untuk mendamaikan dan memberi solusi.

“Kita menjembatani mereka untuk menyelesaikan, berdamai. Syukur alhamdulillah sudah ada putusan dari kepolisian, bahwa laporan sudah di SP3, sehingga kita secara moral tidak masuk ke ranah tersebut. Jadi mereka kita kembalikan antara perseorangan untuk berdamai,” katanya.

Masalah lain yang juga ditangani Seno Aji adalah terkait organisasi internal di lingkup DPRD Kaltim, dalam hal absensi anggota dewan.

“Masalah lain, bagaimana absensi para anggota dewan dalam menghadiri paripurna, bagaimana cara mereka berpakaian dan sebagainya, yang diatur dalam tata tertib. Maka kita mengimbau untuk memberikan contoh yang baik pada masyarakat,” ujarnya lagi.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Kaltim Verifikasi Usulan Sekolah Tatap Muka

Masalah-masalah yang ditangani BK DPRD Kaltim di bawah kepemimpinannya, terang Legislatif dari Fraksi Gerindra ini, hanya masalah kecil. Tidak ada masalah dominan yang muncul ke permukaan.

Ini berbeda dengan apa yang ditangani BK DPRD Kaltim pada periode 2014-2019 silam. Yang mana kata Seno Aji, BK DPRD Kaltim menangani kasus dugaan ijasah palsu anggota dewan.

Baca Juga  Baharuddin Demmu Terima Keluhan Soal Kapal Ponton Dari Warga Loa Kulu

“Periode lalu, waktu itu anggota DPRD harus di PAW karena adanya indikasi ijasah palsu. Tapi periode ini tidak ditemukan,” katanya.

Setelah dirinya ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi yang sama dengan Seno Aji yang menggantikan posisinya di BK sebagai ketua.

“Setelah jadi Wakil, tentunya bergeser. Memang BK masih dari Fraksi Gerindra, dari pak Ekti Imanuel yang menjadi Ketua BK,” sebutnya.

Menariknya, walaupun dirinya tidak lagi sebagai Ketua BK DPRD Kaltim, namun program yang direncanakan yaitu BK Award akan tetap dilaksanakan, yang akan dimulai akhir tahun 2021.

“BK ke depan akan membuat BK Award, terutama untuk anggota yang aktif hadir, aktif bertanya, aktif berorganisasi. Kita beri award buat mereka,” tutupnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar