src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO – Kurangnya hubungan emosional antara orang tua dan anak bisa menjadi celah bagi anak terjerumus ke dalam tindakan kriminal. Hal ini diungkapkan oleh Psikolog anak dan keluarga, Sani B. Hermawan, dalam keterangannya kepada ANTARA, Senin (21/7/2025).
“Sebenarnya anak itu sedang belajar dari apa yang dia lihat, ketahui, dan tonton. Dia belajar juga dari nilai dan arahan orang tua,” ujar Sani, yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani.
Menurutnya, anak yang tidak memiliki keterikatan kuat dengan orang tua cenderung lebih mudah menyerap nilai-nilai dari lingkungan sekitar, termasuk dari tontonan dan pergaulan yang tidak sehat. Situasi ini diperburuk dengan minimnya komunikasi dan kegiatan bersama dalam keluarga, yang membuat nilai-nilai positif dari orang tua tidak tersampaikan secara utuh.
“Kurangnya kegiatan bersama anak, sehingga nilai baik yang diajarkan orang tua tidak sampai ke anak. Bahkan anak lebih menyerap nilai-nilai dari lingkungan yang salah,” tambahnya.
Dampaknya, anak bisa kesulitan dalam meregulasi emosi, terutama ketika menghadapi keinginan yang tidak terpenuhi. Alih-alih mencari solusi yang sehat, anak bisa melampiaskannya lewat tindakan agresif atau bahkan kriminal.
“Anak-anak bisa saja melakukan kekerasan karena gagal mengontrol emosi, termasuk yang kemudian kita sebut dengan tindakan kriminal,” kata dia.
Peran Keluarga Tak Bisa Digantikan
Sani menegaskan bahwa peran keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak, khususnya di masa remaja yang rentan terhadap pengaruh eksternal.
Ia merekomendasikan pendekatan spiritual dan psikologis sebagai bagian dari pencegahan. Orang tua juga disarankan untuk berkolaborasi dengan guru dan memahami lingkungan sosial anak agar bisa mendeteksi lebih dini potensi masalah perilaku.
“Kalau kita tahu apa yang terjadi pada anak dan bisa memahaminya, maka besar harapan anak dapat terhindar dari bahaya atau kenekatan melakukan tindakan kejahatan,” tutur Sani.
Artikel Asli baca di antaranews.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya