src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kadinkes Samarinda Pastikan Tidak Ada Laporan Efek Samping Vaksin COVID-19

Kadinkes Samarinda Pastikan Tidak Ada Laporan Efek Samping Vaksin COVID-19

3 minutes reading
Monday, 25 Jan 2021 18:11 189 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda dr Ismed Kusasih memastikan 11 hari setelah dilakukannya vaksinasi COVID-19 serentak kepada tenaga kesehatan (Nakes) dan tokoh-tokoh di Samarinda, tidak ada laporan soal efek samping memberatkan dari vaksinasi COVID-19.

“Alhamdulillah, saya kira justru ketika yang divaksin dari tokoh di Samarinda dan Nakes, tidak ada masalah sampai saat ini. Tidak ada efek samping, efek samping dari vaksin sangat minim. Aman saja,” ucapnya saat dikonfirmasi headlinekaltim.co, Senin, 25 Januari 2021.

Terkait kabar-kabar sumbang soal vaksin, Ismed Kusasih menilai, nyatanya di Samarinda tidak ada pengaruh pada masyarakat. Bahkan pendaftaran penerimaan vaksinasi COVID-19 yang dibuka oleh Pemkot Samarinda melalui Dinas Kesehatan Samarinda diapresiasi masyarakat. Terbukti laman pendaftaran vaksinasi diserbu warga.

“Tahap kedua bulan Pebruari nanti, tokoh yang bekerja di pelayanan publik, seperti TNI-POLRI, tokoh publik. Alhamdulillah sekarang juga sudah ramai yang ikut pendaftaran untuk jadi peserta vaksin. Tidak ada yang aneh-aneh,” terangnya.

Ismed Kusasih memaparkan, bahwa target penerima vaksin di Samarinda sekitar 12 ribuan untuk Nakes. 6 ribuan Nakes sudah menerima vaksinasi. Jumlah tersebut dikurangi dengan total masyarakat Samarinda yang pernah terpapar COVID-19 sebanyak 8 ribu, sehingga total keseluruhan 14 ribuan.

Disinggung stok vaksin yang dimiliki Pemkot Samarinda, Ismed Kusasih mengaku belum mendapatkan laporan pasti terkait detail angka. Namun menyebut, Nakes Samarinda yang sudah divaksin di atas 60 persen.

“Stok vaksin yang diberi 12 ribuan. Saya belum memantau, tapi kemarin waktu daring dengan Kementerian Kesehatan, kita lumayan. Di atas 60 persen yang divaksin. Nanti akan kita lihat,” katanya.

Sementara itu, tokoh Samarinda yang telah menerima vaksinasi tahap awal diantaranya Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti turut membagikan pengalamannya pasca mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Dia mengatakan, pasca suntik vaksin COVID-19, tidak ada perubahan apapun di tubuhnya. Ia mengaku vaksinasi COVID-19 ini sama dengan vaksin seperti biasanya.

“Ga ada masalah dan nggak ada keluhan sama sekali, biasa saja seperti suntik vaksin biasa. Tidak kerasa apa-apa,” akunya.

Ditanya soal vaksin ke dua yang akan dilakukan empat hari kedepan, Sri Puji Astuti mengaku dirinya belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

“Yang berikutnya nunggu berita lagi dari sana,” terangnya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati mengaku, usai menerima vaksin COVID-19, dirinya sempat merasakan panas, beberapa jam setelah divaksin.

“Iya, habis divaksin kemarin memang sempat panas, tapi masih dalam tahap tidak terlalu tinggi. Saya bawa istirahat saja, Alhamdulillah besoknya sudah kembali normal,” katanya.

Apa yang disampaikan oleh Anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati ini juga diamini oleh Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang notabene adalah suami dari Legislatif dari Fraksi Demokrat ini.

“Istri saya sudah divaksin, biasa saja meriang sedikit. Karena waktu kita suntik cacar dulu kan meriang-meriang, tidak apa-apa,” kata Syaharie Jaang.

“Ajudan daya sudah vaksin, ngantuk tertidur dia, tapi tidak apa-apa. Pak Sekda, Alhamdulillah 3-4 kali baru bisa, sampai saya tunggu dia maju, naik sedikit tekanan, tidak apa-apa mungkin kurang tidur Sekda. Asisten 3 maju, ditunda itu biasa saja, tapi harus ada semangat,” ujar Walikota Syaharie Jaang.

Penulis : Ningsih

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x