src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Jelang Job Fair Kukar 2026, Disnakertrans Minta Perusahaan Umumkan Hasil Wawancara

Jelang Job Fair Kukar 2026, Disnakertrans Minta Perusahaan Umumkan Hasil Wawancara

waktu baca 3 menit
Rabu, 24 Jun 2026 12:13 19 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Kartanegara meminta seluruh perusahaan peserta Job Fair Kukar 2026 untuk lebih transparan dalam proses rekrutmen dengan mengumumkan hasil wawancara kepada para pelamar kerja.

Langkah tersebut dilakukan agar proses penempatan tenaga kerja dapat terpantau secara jelas dan data penyerapan tenaga kerja menjadi lebih akurat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pengalaman pelaksanaan Job Fair tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting. Banyak perusahaan peserta yang tidak melaporkan hasil seleksi maupun penempatan tenaga kerja kepada pemerintah daerah. “Perusahaan harus mengumumkan hasil wawancaranya,” ujar Dendy Irwan Fahriza, Selasa 23 Juni 2026.

Menurutnya, pengumuman hasil seleksi akan memudahkan Disnakertrans memantau calon tenaga kerja yang dinyatakan lulus serta memastikan mereka benar-benar ditempatkan bekerja di perusahaan yang bersangkutan.

Pada pelaksanaan Job Fair Kukar 2025, jumlah pencari kerja yang mendaftar mencapai ribuan orang. Namun, dari 28 perusahaan yang berpartisipasi, hanya tiga perusahaan yang melaporkan hasil penerimaan tenaga kerja. “Yang melaporkan lulus test wawancara dan penempatan kerja hanya 25 orang di tiga perusahaan dari 28 perusahaan yang mengikuti Job Fair,” jelasnya.

Dendy menilai pelaporan yang tertib dari perusahaan akan membuat data penempatan tenaga kerja di Kukar menjadi lebih akurat dan dapat menjadi dasar evaluasi bagi pemerintah dalam menyiapkan program ketenagakerjaan.

Saat ini, jumlah pencari kerja di Kutai Kartanegara tercatat cukup besar. Berdasarkan data Disnakertrans, terdapat sekitar 11 ribu pencari kerja yang masih membutuhkan peluang pekerjaan. “Pencaker capai 11 ribu orang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pelaksanaan Job Fair Kukar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14-15 Juli mendatang diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Dendy juga berharap perusahaan yang beroperasi di Kukar dapat lebih aktif menyampaikan informasi lowongan pekerjaan kepada masyarakat di seluruh kecamatan. Saat ini terdapat 226 perusahaan yang masuk kategori Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

Selain membuka peluang kerja, perusahaan juga diharapkan memberi prioritas kepada tenaga kerja lokal. Disnakertrans Kukar menargetkan komposisi pekerja sebanyak 80 persen berasal dari daerah dan sisanya dari luar Kutai Kartanegara. “Komposisinya diharapkan sebanyak 80 persen pekerja lokal sisanya dari luar,” katanya.

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung keberhasilan Job Fair Kukar 2026, Disnakertrans juga menyiapkan program pelatihan berbasis kompetensi.

Sebanyak 300 peserta akan mendapatkan pelatihan kerja pada Juli 2026 melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pelatihan di Kalimantan Timur. Fokus pelatihan diarahkan pada bidang yang memiliki kebutuhan tenaga kerja tinggi, terutama sektor industri alat berat dan pertambangan. “Lebih banyak pelatihan di sektor Industri alat berat dan pertambangan,” pungkas Dendy.

Melalui Job Fair Kukar 2026 dan berbagai program peningkatan kompetensi, pemerintah daerah berharap angka pengangguran dapat ditekan sekaligus memperbesar peluang masyarakat lokal untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan industri. ((Andri)

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x