src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Jatuh ke Sungai Mahakam Saat Bertugas, Faisal Nur Ditemukan Meninggal Dunia

Jatuh ke Sungai Mahakam Saat Bertugas, Faisal Nur Ditemukan Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Senin, 28 Jul 2025 15:22 205 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Suasana duka menyelimuti keluarga dan rekan kerja Faisal Nur (35), warga Samarinda Ulu, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah dua hari dinyatakan hilang di Sungai Mahakam.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan jasad Faisal pada Senin (28/7/2025) pukul 08.25 Wita, sekitar 10 meter dari titik lokasi awal ia dilaporkan jatuh.

“Korban atas nama Faisal Nur (35), warga Samarinda Ulu, Kota Samarinda, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pukul 08.25 Wita tadi, hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian,” ungkap Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, dikutip dari Antara Kaltim.

Peristiwa memilukan itu bermula pada Minggu dini hari (27/7). Saat itu, Faisal bersama dua rekannya tengah berjaga di Dermaga PT Titian Kaltim, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Mereka memantau aktivitas warga yang memancing di sekitar tongkang.

Namun tak lama berselang, Faisal tak kunjung kembali ke pos. Rekan-rekannya mulai curiga dan memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat Faisal terpeleset dan jatuh ke sungai. Ia tak terlihat kembali ke permukaan.

Laporan segera disampaikan ke Pos SAR Samarinda. Pukul 13.50 Wita, tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian.

Operasi pencarian berlangsung selama dua hari, dengan metode penyisiran permukaan air dan penyelaman di sekitar last known position (LKP). Teknologi drone thermal turut digunakan untuk membantu mendeteksi keberadaan korban dari udara.

“Setelah dua hari melakukan pencarian, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD IA Moeis Samarinda menggunakan ambulans,” jelas Mardi.

Mardi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian korban, mulai dari TNI, Polri, BPBD, relawan, masyarakat, hingga pihak perusahaan.

“Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Kolaborasi yang solid antar-instansi memegang peranan penting dalam keberhasilan operasi ini. Kami juga turut berduka cita atas musibah yang dialami keluarga korban,” tutupnya.

Artikel Asli baca di antaranews.com

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x