src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ditangkap! Suami Pembakar Rumah dan Istri

Ditangkap! Suami Pembakar Rumah dan Istri

2 minutes reading
Thursday, 13 Jul 2023 20:33 254 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Pujiono, tersangka pembakar rumah dan istri di Desa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong, Rabu 12 Juli 2023 kemarin,  akhirnya ditangkap tim Polres Kukar.

“Sudah kita tangkap tersangka Pujiono, dan saat ini ditahan di Mapolsek Tenggarong,” sebut Kapolsek Tenggarong, AKP Purwo Asmadi, Kamis 13 Juli 2023.

Kapolsek menyebut, penangkapan Pujiono melibatkan tim Alligator Polres Kukar serta Polda Kaltim. Usai membakar rumah dan istrinya, Pujiono kabur dengan berjalan kaki menuju Loa Tebu. Lalu menumpang kendaraan menuju terminal pasar Tangga Arung.

“Sempat bermalam di Terminal,” tegas Purwo.

Selanjutnya, pada pagi harinya, tersangka sudah tidak ada di terminal. Ada masyarakat yang mulai curiga dengan sosok tersebut lalu melapor ke polisi. Namun, dia sudah kabur. “Dapat informasi, tersangka membeli motor Yamaha Vixion dengan uang yang dia bawa sebesar Rp 40 juta,” ungkapnya.

Polisi lalu melacak dealer yang menjual motor ke Pujiono. Si penjual membenarkan Pujiono membeli motor tersebut. “Pas mau magrib tadi, kami dapat kabar, tersangka singgah ke bengkel untuk mengencangkan baut sepeda motor yang dibelinya. Disitulah tersangka kita tangkap,” ungkapnya.

Terkait kondisi terkini korban Elis yang masih dirawat di RSUD, sudah dilakukan operasi pertama dan masih harus dilakukan perawatan intensif.  “Tingkat luka bakarnya capai 60 persen,” sebutnya.

Pujiono sudah menyiapkan perbuatan kejinya untuk membakar rumah dan istrinya yang disiramnya dengan bensin. Hanya gara-gara sang istri tidak merestui untuk menjual rumah.

“Pujiono akan dikenakan pasal berat terkait perlindungan perempuan dan KDRT dan sengaja menghilangkan nyawa seseorang,” pungkasnya.

Kades Rapak Lambur, Muhammad Yusuf mengakui masyarakat sangat geram dengan ulah Pujiono. Tersangka beserta istri dan kedua anaknya sudah tinggal lama di rumah tersebut. “Sudah lama tinggal disitu,” ungkap Yusuf.

Yusuf mendengar selentingan kabar, Pujiono sudah memberitahu ke kawan-kawannya ingin membeli mobil pikap. Namun, keinginan itu belum terwujud. “Saya tidak tahu, apakah rumah yang ingin dijual itu untuk membeli mobil,” katanya.

Selama ini, Pasutri tersebut membuka warung sembako kecil-kecilan, warung kopi dan juga menjual bensin eceran. “Rumah tersebut, sudah ludes terbakar. Untungnya tidak merembet ke rumah tetangga sebelah karena banyak warga yang berusaha memadamkan api,” pungkasnya.(Andri)

Disclaimer: Berita ini sudah mengalami editing menyusul perkembangan terbaru penangkapan oleh pihak kepolisian.

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x