src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tim GESIT SELES saat sosialisasi pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi perempuan untuk mencegah kanker serviks dan kanker payudara sejak dini (foto: BRIDA Kukar) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kasus kanker serviks dan kanker payudara pada perempuan terus terjadi setiap tahun di Kecamatan Sanga-sanga Kabupaten Kutai Kartanegara.
Untuk mencegah kasus kanker tak terus bertambah, membuat Puskesmas Sanga-sanga berinovasi dengan program gerakan sadar periksa IVA Test dan Sedonis Reproduksi Lebih Sehat (GESIT SELES).
Inisiator GESIT SELES sekaligus tenaga kesehatan Puskesmas Sanga-sanga, Siti Munibah memaparkan, GESIT SELES sebagai perwujudan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 4 tahun 2019 tentang standar teknis pemenuhan mutu 12 layanan dasar kesehatan.
“GESIT SELES penekanannya pada pelayanan kesehatan usia reproduksi sesuai dengan standar,” sebut Siti Munibah, dalam paparannya, mendaftar pekan inovasi dan kreatifitas Kukar tahun 2023.
Apa yang dilakukan Siti Munibah punya maksud dan tujuan, bagian dari pencegahan resiko penyakit menular dan tidak menular. Untuk tahun sebelum-belumnya periode 2019-2022, sudah terdapat dua orang yang terkena kanker serviks dan dua terkena kanker payudara.
Tim GESIT SELES tidak mudah memberikan edukasi ke WUS untuk periksa kesehatan IVA, bagi perempuan usia 30-50 tahun mungkin dengan alasan karena masih persoalan tabu.
“Tahun 2022 yang periksa hanya 235 perempuan saja,” ucapnya.
Dengan perjuangan yang tidak kenal lelah, terus memberikan edukasi bahaya kanker serviks dan payudara, sudah membuahkan hasil. Respon wanita yang mau cek kesehatan screening test, terjadi penambahan jumlah yang aktif memeriksa.
“Untuk tahun 2023, wanita yang aktif periksa kesehatan reproduksi sudah tembus angka 338 wanita,” jelasnya.
Pendekatan yang dilakukan tim GESIT SELES, dengan membuat jadwal pemeriksaan IVA test di Posyandu, serta mendekati kelompok masyarakat dengan hadir di arisan PKK.
Siti menambahkan, Gesit Seles sudah sesuai dengan RPJMD Kukar 2021-2026, menciptakan generasi Kukar yang unggul berakhlak mulia dan berbudaya. Bukan hanya memberikan dampak baik untuk kelurahan, kecamatan Sanga-sanga dan Pemkab Kukar.
“Biasanya kita list 10-15 rumah, nanti pemeriksaan nya di satu rumah yang dianggap aman. Kita tekankan kepada pasien harus mau, agar terhindar dari penyakit bahaya seperti kanker,” jelasnya. (Andri/ADV21)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim