26.1 C
Samarinda
Friday, July 12, 2024

Harga Cabai Makin “Pedas”

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Harga cabai di sejumlah pasar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) naik signifikan. Hal itu diutarakan Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten PPU Bustam.

Diterangkannya, harga cabai di sejumlah pasar tradisional setempat naik hingga 100 persen apabila dibandingkan dengan harga normalnya.

“Sebelumnya itu Rp50.000 saja per kilogramnya, sekarang Rp100.000,” terangnya, Kamis 23 Juni 2022.

Kenaikan harga cabai ini, menurut Bustam, dipengaruhi karena mendekati hari besar keagamaan dan kondisi cuaca yang kurang baik sehingga mengganggu produksi maupun pasokan dari luar daerah.

“Kondisi cuaca tidak memungkinkan, selalu berubah-rubah. Ini sangat pengaruh kepada komoditi yang dikirim ke sini, seperti Sulawesi dan Jawa,” akunya.

Selain cabai, Bustam juga menyebut komoditas lain yang alami kenaikan, yakni telur ayam.

“Telur memang naik terus, biasanya 1 krat Rp50.000 sekarang Rp54.000,” jelasnya.

Pemicunya sama yakni pasokan. Pengusaha telur lokal dianggap belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga harus mengandalkan suplai dari luar pulau Kalimantan.

“Karena memang pasokan dari Jawa dan Sulawesi,” pungkasnya.

Penulis: teguh

Editor: MH Amal

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER