24.9 C
Samarinda
Friday, January 21, 2022

Gubernur Dorong Produksi Listrik dari Limbah Sawit, PT REA Kaltim Terangi 3 Kecamatan di Kukar

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG –Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke daerah pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kunker dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 6-7 Desember 2021. Turut mendampingi Bupati Kukar Edi Damansyah, Forkompinda Kaltim dan Forkompinda Kukar.

Lokasi pertama yang dikunjungi Gubernur dan rombongan adalah PT REA Kaltim Plantation yang berada di Kecamatan Kembang Janggut, Kukar. Di lokasi ini, rombongan Gubernur meninjau dari dekat lokasi pembangkit listrik tenaga biomassa.

“Pertama kita mampir di PT REA Kaltim, melihat pembangunan biogas listrik dari limbah sawit. Jadi, itu sudah selesai pembangunannya, jumlahnya itu total 7 Megawatt. Yaitu, 3 Megawatt di Perdana dan 4 Megawatt di Cakra,” ucap Isran pada awak media, Senin 6 Desember 2021.

Dikatakannya, dari produksi limbah sawit tersebut, PT REA Kaltim mampu menyuplai kebutuhan listrik untuk masyarakat yang ada di 3 Kecamatan di Kukar.

“Itu dibangun untuk menyuplai 45 persen kebutuhan listrik masyarakat di 3 Kecamatan yaitu Kembang Janggut, Tabang dan Kenohan sebanyak 7.766 KK. itu bagus,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kaltim ini meyakini, kapasitas listrik biogas yang dikembangkan oleh PT REA Kaltim akan mampu ditingkatkan.

“Bisa, apa yang tidak bisa. Di merupakan salah satu contoh yang bisa dikembangkan oleh perusahaan sawit lainnya. Dia sebagian kecil saja dari luas area yang dimiliki untuk membangun 7 Megawatt. Itu bisa bekerjasama dengan PLN untuk menyuplai ke masyarakat, khususnya yang ada di Kukar ini,” katanya.

Asisten Kepala PT REA Kaltim, Doni Indra menerangkan, tahun 2012 silam, PT REA Kaltim membangun Cakra Biogas Power Plant dengan biogas engine berkapasitas 4 x 1.063 kW. Selanjutnya, hasil produksi listrik tersebut dialirkan ke rumah-rumah karyawan sebanyak 2.452 rumah, tempat ibadah dan fasilitas umum sebanyak 66 unit serta kantor dan workshop sebanyak 56 unit.

“Hanya berselang beberapa bulan kemudian tapi di tahun yang sama, juga dibangun Perdana Biogas Power Plant dengan engine 3 x 1.063 kW. Itu terbagi di 1.961 rumah karyawan, 39 di rumah ibadah dan fasilitas umum serta 49 terpasang di workshop dan kantor,” terangnya.

Kata dia, total sambungan listrik yang terpasang sebanyak 7.766 unit. “25 desa, 3 kecamatan yakni Tabang sebanyak 6 desa, Kenohan 4 desa dan Kembang Janggut 15 desa. Semuanya ini teraliri listrik dari Biogas power plant,” tutupnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU