src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gara-Gara Berutang Ratusan Juta, Istri Tewas Dicekik Suaminya

Gara-Gara Berutang Ratusan Juta, Istri Tewas Dicekik Suaminya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Feb 2022 01:39 941 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG–Seorang pria di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur  HR (35) membunuh istrinya DM (33). Sang suami ini tega membunuh perempuan yang sudah hidup bersama dirinya selama 20 tahun. Itu gara-gara si istri memiliki utang ratusan juta. Utang tersebut membuat usaha Pasutri ini bangkrut.

“Sudah kita ungkap kasus pembunuhan tersebut, sekarang tersangka HR ditahan di Mapolsek Samboja,” jelas Kapolsek Samboja, AKP Adyama Baruna Pratama, Jumat 11 Februari 2022.

Kapolsek mengungkapkan, HR mencekik istrinya pada 21 Januari 2022 pagi sekitar pukul 08.30 WITA. Usai membunuh istrinya, HR justru mendatangi Mapolsek Samboja sambil berteriak-teriak membawa Badik. “Aku tahu siapa yang bunuh istriku, ” ucap Kapolsek, menirukan ucapan HR saat berada di markasnya.

Polisi lalu mengamankan pria yang mengamuk ini terlebih dahulu dan berusaha mencari infomasi. Polisi kemudian  mendatangi rumah HR di Kelurahan Kampung Lama. “Kita datangi rumah tersangka pada pukul 09.45 WITA, pintu dalam keadaan terkunci, ” ungkapnya.

Pintu rumah dalam keadaan terkunci. Setelah didobrak bersama ketua RT dan warga, didapati DM sudah keadaan tidak bernyawa dengan wajah tertutup baju lengan panjang dan selimut di dalam kamar.

“Tidak ada pendarahan yang ditemukan. Akhirnya dibawa ke RSUD Samboja untuk diautopsi. Hasilnya, wanita ini meninggal karena dicekik,” ucapnya.

Kecurigaan mengarah pada HR. Setelah diinterogasi, tersangka akhirnya tak mampu menunjukkan alibi apapun. Dia mengaku membunuh istrinya karena memiliki utang yang lumayan besar. HR kalap dan mencekik leher korban. “Utang si istri sekitar Rp 200-300 juta, dari menjalankan bisnis HP yang merugi, ” ungkap Kapolsek.

Dari pernikahan keduanya lahir dua anak. Saat dicekik, sang istri sempat meronta dan melawan. “Cekikannya diperkuat hingga DM meninggal dunia. Dia mengaku khilaf,” pungkasnya.

Penulis: Andri

Editor: MH Amal

LAINNYA
x