src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Martinus: Segerakan Penyelesaian Jembatan Melak Aji Tulur Jejangkit dan Tering

Martinus: Segerakan Penyelesaian Jembatan Melak Aji Tulur Jejangkit dan Tering

2 minutes reading
Tuesday, 13 Apr 2021 12:07 321 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim Martinus berharap, masalah akses jalan dan infrastruktur penunjang di Kabupaten Kubar untuk segera dianggarkan. Mengingat, secara geografis, Kubar adalah kabupaten yang paling dekat dengan pusat calon ibu kota baru (IKN) yaitu Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU).

“Karena memang perbatasan dengan PPU dan Kutai Barat,” ucapnya usai mengikuti hearing berlangsung Senin 12 April 2021 lalu bertempat di ruang rapat Gedung E lantai 1 Kantor DPRD Kaltim.

Komisi III DPRD Kaltim menggelar hearing bersama Pemkab Kubar, Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim, BPJN Provinsi Kaltim dan instansi terkait soal kelanjutan pembangunan Jembatan Tering dan Jembatan Melak Aji Tulur Jejangkat.

Legislatif dari Fraksi PDI-P ini menyebut, dalam hearing tersebut, pihaknya mengajukan beberapa opsi untuk melanjutkan pembangunan dua jembatan itu.

“Bagaimana strategi melanjutkan pembangunan jembatan yang sampai saat ini belum ada keputusan, apakah dilanjutkan? Tapi kamu ada opsi. Kami ingin membuat rencana ulang jembatan itu,” terangnya.

“Opsi itu, kemungkinan struktur yang lama tidak kita gunakan lagi. Nanti kita ajukan lewat anggaran APBD daerah, provinsi dan APBN,” sambungnya.

Anggota DPRD Kaltim dari dapil Kaltim V ini mengatakan, Kabupaten Kubar yang berbatasan dengan Kabupaten PPU dan Kabupaten Kukar adalah wilayah yang sangat strategis dari aspek wisata, adat dan sosial.

Untuk itu, pihaknya sangat mendorong segera dilanjutkan pembanguna. jembatan Tering dan Jembatan Melak Aji Tulur Jejangkat.

“Segera mungkin penyelesaian Jembatan Melak Aji Tulur Jejangkit dan Jembatan Tering. Untuk Jembatan Tering ini sudah ada yang dianggarkan dari provinsi yang lalu Rp 55 miliar. Segera mungkin kami komunikasi dengan daerah, Gubernur juga untuk menyelesaikan,” bebernya.

Terkait dengan Jembatan Melak Aji Tulur Jejangkit, Martinus menyebut, jembatan ini sangat strategis, pendekat jalur darat antara Kabupaten Kubar dengan Kota Samarinda.

“Kalau jembatan itu jadi, maka 10 jam perjalanan dapat dipangkas menjadi 5 jam sampai ke Kukar, Kota Bangun,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis: Ningsih
Editor: Amin

LAINNYA
x