29.3 C
Samarinda
Wednesday, July 17, 2024

Gadis 15 Tahun Disetubuhi Ayah Tiri Hingga Hamil

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Tragis cerita Seorang remaja atau anak baru gede (ABG) berinisial F (15) di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sejak tahun 2017 sampai dengan Mei 2021 atau empat tahun terakhir F (15) disetubuhi di bawah tekanan oleh ayah tirinya, hingga Ia pun hamil dua bulan.

Kapolsek Penajam AKP Hari Purnomo memebenarkan hal itu, dan jajarannya telah berhasil menangkap AM (46) pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur itu.

“Korban saat ini telah hamil dua bulan dan diakuinya kalau ia sudah menjadi korban kekerasan seksual ayah tirinya sendiri, selama di setubuhi ayah tirinya itu juga mengakui jika ia mendapatkan ancaman,” kata Kapolres PPU, AKBP Hendrik Hermawan melalui Kapolsek Penajam AKP Hari Purnomo, Kamis, 17 Juni 2021.

Lebih merinci, AKP Hari menjelaskan, AM (46) ditangkap pada hari Selasa (15/6/2021) sekitar pukul 20.00 Wita oleh anggota Unit Reskrim Polsek Penajam. AM ditangkap berdasarkan laporan dari ibu korban.

“Ibu korban tidak terima anaknya jadi korban nafsu bejat suami atau ayah tiri korban dan telah berlangsung selama empat tahun sejak Mei 2017,” katanya.

Korban saat ini berusia 15 tahun dan pertama kali dijadikan pemuas nafsu bejat ayah tirinya, ketika masih duduk di sekolah dasar hingga duduk di bangku kelas tiga sekolah menengah pertama (SMP).

“Tersangka kami bekuk tanpa perlawanan saat AM berada di rumahnya juga jadi tempat kejadian perkara persetubuhan tersebut,” ujar AKP Hari.

AKP Hari menjelaskan, terungkapnya kasus ini ketika korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU oleh ibunya karena mengeluh sakit perut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap darah dan air urine korban hasilnya korban terkena usus buntu dan juga mengandung janin berusia dua bulan dalam perut anak berumur 15 tahun itu.

“Mengetahui anaknya hamil, ibu korban mengintrogasinya, ibu kandung korban itu pun kaget karena ia mengaku sudah sering disetubuhi selama empat tahun oleh ayah tirinya. Korban juga mengaku selalu mendapatkan ancaman mau dibunuh ayahnya jika tidak menuruti keinginan tersangka,” ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka AM dikenai pasal 81 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76D Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara selama 15 tahun.

“Tersangka AM mengakui semua perbuatannya dan kini telah dijebloskan ke tahanan Polsek Penajam guna proses lebih lanjut. Adapun barang bukti yang telah kami amankan berupa satu lembar daster warna merah dan celana dalam milik korban,” tegasnya.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER