27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

Jadi Bandar Sabu, THL Dinsos Ditangkap Polisi

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Seorang Tenaga Harian Lepas (THL) atau honorer di Dinas Sosial Penajam Paser Utara (PPU) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres setempat.

Belakangan diketahui, THL tersebut inisial AS (29) terlibat menjadi pengedar sekaligus pengonsumsi aktif barang haram sabu-sabu.

“Ya, tersangka AS ini merupakan honorer Dinsos PPU. Yang bersangkutan selain mengonsumsi juga mengedarkan sabu-sabu,” kata Kasat Reskoba, Iptu Mulyono, Rabu (16/6/2021).

Penangkapan tersangka AS beber mulyono, adalah dari hasil pengembangan kasus penggerebekan tersangka HN (36) di Jalan Log Pond Waru Kecamatan Waru PPU pada Jumat (11/6/2021).

Melalui laporan warga, polisi menangkap pelaku HN, setelah membuat resah atas kelakuannya yang kerap mengonsumsi Narkoba di rumahnya. Dalam penangkapan pertama itu ditemukan barang bukti satu paket sabu seberat 1,35 gram.

“Sehingga pada malam itu dilakukan penggerebekan terhadap tersangka. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti satu paket sabu seberat bruto 1,35 gram,” ungkapnya.

Merinci lebih lanjut, Mulyono mengatakan, anggotanya menemukan barang bukti milik HN disembunyikan rumah kosong dalam sebuah guci teko kecil. Selain Sabu-sabu, dari HN juga diamankan barang bukti berupa ponsel android dan satu klip plastik bening bekas sabu.

“Tersangka HN tidak bisa berkutik dan tidak melakukan perlawanan ketika kami mendapatkan seluruh barang bukti Narkoba miliknya. Setalah mengkap HN kita kemudian melakukan pendalaman di mana tersangka ini (HN) mengaku membeli barang dari tersangka AS yang diketahui honorer Dinsos PPU dan berada di Kecamatan Penajam,” tuturnya.

Setelah mengantongi pengakuan dan ketengan dari tersangka HN, jelas Mulyono, kemudian Anggota Opsnal Satresnarkoba melakukan pengejaran terhadap tersangka  AS yang diketahui tinggal di Kelurahan Penajam.

“Tersangka kami tangkap pada pukul 23.30 Wita, ketika AS berada di rumahnya kemudian langsung dilakukan penggeledahan badan terhadap tersangka AS ini,” tegas Mulyono.

Dikatakannya, dari hasil penggeledahan badan terhadap tersangka AS ini, petugas berhasil mendapatkan barang bukti sabu yang dibungkus satu lembar tisu dalam plastik wrapping di mana barang bukti itu disimpan dalam  saku celana sebelah kiri depan.

“Barang bukti dua paket sabu tersebut seberat bruto 21.35 gram atau netto 20,35 gram. Kami juga menyita barang bukti lain seperti handphone android satu unit, satu lembar tisu, satu plastik wrapping dan celana pendek milik tersangka warna abu-abu,” ucapnya.

Tersangka AS terancam pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara tujuh tahun.

Sementara itu, tersangka HN dikenai Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman penjara selama empat hingga lima tahun ke atas.

Penulis: Teguh

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU