src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> DPRD Kukar Tinjau Jalan Penghubung Tiga Desa yang Rusak Parah

DPRD Kukar Tinjau Jalan Penghubung Tiga Desa yang Rusak Parah

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Apr 2026 21:58 98 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rombongan DPRD Kukar pada Kamis 3 April 2026 meninjau jalan rusak parah yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Muara Kaman, yaitu Benua Puhun, Teratak dan Rantau Hempang. Peninjauan dipimpin Wakil Ketua DPRD Aini Farida.

“Kami sudah melihat secara langsung jalan tersebut yang rusak parah. Dikeluhkan masyarakat,” terang Aini.

Ketua PAN Kukar ini mengatakan beberapa titik jalan mengalami kerusakan parah, bahkan tidak bisa dilalui pakai mobil minibus seperti Avanza. “Kalau melalui jalan ini, harus pakai jenis mobil double gardan,” ucap Aini.

Dia menyebut jalan tersebut adalah jalan utama menuju Kecamatan Muara Kaman. Dari hasil kunjungan tersebut, DPRD akan berkoordinasi dengan Dinas PU agar perbaikan jalan tersebut menjadi prioritas. “Kalau perbaikan jalan tersebut diperjuangkan di APBD 2026 ini tidak mungkin,” ucapnya.

Menurut keterangan Kades Benua Puhun H Ardinansyah, jalan rusak tersebut sudah pernah ditinjau oleh Dinas PU. Namun, belum juga diperbaiki. Apa yang menjadi kendalanya belum diketahui. “Masyarakat meminta, jika keuangan daerah tidak memungkinkan, maka dilakukan perbaikan secara bertahap saja. Yang penting diperbaiki,” jelasnya.

Ardinansyah menyebut jalan tersebut rusak parah sepanjang 15 Km dengan kondisi bergelombang dan berlubang. Masyarakat harus ekstra hati-hati melintasi jalan ini. Apalagi jika kondisi hujan, bakal sulit dilalui. “Bagaimana masyarakat yang sakit ingin berobat atau ingin mengantar anak sekolah?” keluhnya.

Dia mengakui, jalan tersebut sudah ditinjau oleh Dinas PU tahun 2025 lalu. Karena belum ada realisasi perbaikan, warga selalu bergotongroyong untuk melakukan perbaikan sementara. “Perbaikan sederhana yang kami lakukan untuk meminimalisir kecelakaan warga karena warga kami sudah padat, banyak yang melintasi jalan tersebut,” tegasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PU Linda Juniarti menjelaskan pihaknya bukan tidak ingin memperbaiki jalan tersebut. Proyek sudah masuk dalam rencana kerja, tetapi  anggaran tidak tersedia. “Belum bisa diperbaiki karena belum ada anggaran perbaikannya,” jelasnya.(Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x