src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – DPRD Berau menekankan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk memaksimalkan pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Batiwakkal. Sektor tersebut diyakini dapat menjadi potensi besar untuk perekonomian yang berkelanjutan.
Pengembangan pariwisata memerlukan sejumlah perbaikan mulai dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), penataan destinasi wisata hingga infrastruktur pendukung pariwisata.
Belum lama ini, DPRD menyampaikan rekomendasi kepada Disbudpar Berau mengenai sistem satu pintu untuk masuk ke kawasan wisata, optimalisasi peran UPTD, memaksimalkan jalur tracking ke Labuan Cermin Kecamatan Biduk-Biduk, pengelolaan sampah hingga UMKM center.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir menyampaikan, rekomendasi DPRD Berau tentu harus ditindaklanjuti guna meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.
“Namun menunggu ketersediaan anggaran, yang jelas rekomendasi tersebut ada bagian yang harus dilengkapi,” jelasnya.
Terutama Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-Biduk, yang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Berau. Kata dia, untuk jalur tracking ke Labuan Cermin sudah ada, tapi memang ada beberapa hal yang harus dibenahi.
“Rencananya yang bagian atas itu mau kita hidupkan kembali dengan memasang ornamen. Tangga dan kamar bilas akan dibenahi. Gazebo rencananya akan dimanfaatkan untuk musala,” bebernya.
Ilyas mengatakan, perbaikan tersebut direncanakan masuk prioritas APBD Perubahan 2025. Untuk perkiraan sementara, pihaknya mengusulkan anggaran antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.
“Tergantung kebutuhan, mengingat di tempat destinasi yang lain juga butuh bangunan dan pembenahan. Dan saat ini kita mapping semua,” ujarnya.
Kata dia, untuk promosi juga terus digencarkan. Bahkan, jika ada anggaran pihaknya berencana menambah event-event untuk menarik wisatawan berkunjung ke Kabupaten Berau.
“Kami berupaya mengembangkan aspek-aspek ekonomi kreatif, kemudian menjaga serta melestarikan kebudayaan yang ada di Berau,” pungkasnya. (Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya