27.5 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Ditinggal Mudik, Bengkel Motor Terbakar, 2 Pemadam Luka-luka

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Masih di suasana lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, lagi-lagi si “jago merah” mengamuk di kawasan pemukiman padat penduduk sekitar Jl. Cipto Mangunkusumo RT. 19 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, sekitar pukul 01.15 Wita, Sabtu 15 Mei 2021.

Musibah kebakaran tersebut juga menyebabkan seorang petugas dari Posko 5 Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) kota Samarinda dan seorang anggota relawan mengalami luka-luka saat berupaya melakukan pemadaman. Kedua petugas tersebut segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dugaan sementara, penyebab musibah kebakaran berasal dari bangunan bengkel motor milik Udin, yang saat kejadian ditinggal mudik ke daerah Muara Badak. Akibatnya, seluruh isi bengkel motor termasuk 4 unit sepeda motor yang ada di dalam bengkel, ludes terbakar.

Tak hanya bengkel tersebut yang ludes, api dengan cepat juga menjalar ke bangunan yang tepat berada di sebelah bangunan bengkel servis motor milik Udin. Tercatat sebuah bangunan yang dijadikan sebagai rumah makan, menjadi arang. Juga satu unit bangunan yang merupakan toko sepeda bekas ikut terdampak.

Petugas pemadam kebakaran gabungan yang berasal dari Disdamkar Samarinda, PMK Swasta Samarinda, Balakarcana Samarinda, relawan gabungan Samarinda, BPBD Kukar Unit Loa Duri dan relawan Kabupaten Kukar berupaya melakukan pemadaman api dan pendinginan.

Mereka berjibaku dengan “ganasnya” api yang terus merambat ke bangunan lain. Api dengan cepat membesar karena dari bangunan bengkel servis motor milik Udin banyak terdapat bahan minyak berupa bensin dan oli, selain itu bangunan terbuat dari kayu. Dan 2 orang petugas gabungan ikut menjadi korban luka saat berupaya memadamkan api.

“Alhamdulillah, api cepat dikuasai kurang dari 1 jam. Pada saat kejadian, 1 orang anggota kami di lapangan mengalami luka-luka di bagian tangannya. Dan seorang anggota relawan juga mengalami luka di kaki. Mereka luka-luka saat berupaya melakukan pemadaman,” ujar Wakil Komandan Disdamkar Samarinda Sunardi Siman pada headlinekaltim.co.

“Yang terbakar ini 2 unit bangunan yang terdiri dari 1 bengkel servis motor dan 1 warung makan, juga 4 unit kendaraan sepeda motor yang ada di dalam bengkel. Sedangkan 1 toko sepeda ikut terdampak. Luas area yang terbakar 15 x 10 meter dengan jumlah penghuni 2 kepala keluarga (KK) 9 jiwa. Kendala kami di lapangan, banyak bahan minya bensin dan oli di lokasi kejadian juga mayoritas bangunan berbahan kayu,” sambung Didi, sapaan akrabnya.

Kembali Didi mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada bahaya kebakaran. Mengingat kasus kebakaran di Samarinda masih tinggi.

“Suasana masih lebaran, aktivitas memasak juga masih tinggi di dapur. Sehingga lebih perhatikan kompor sebelum ditinggal. Termasuk juga yang masih mudik, sebelumnya untuk lebih memperhatikan sambungan listrik yang ada di rumah, yang dikhawatirkan bisa memicu terjadinya kebakaran. Tetap waspada, hati-hati,” imbaunya.

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar