src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sekretaris Diskoperindag Berau, Hasnawati. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pertumbuhan jumlah UMKM di Kabupaten Berau dinilai terus menunjukkan tren positif. Namun, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) menegaskan bahwa target pembangunan sektor usaha tidak lagi sebatas menambah jumlah pelaku usaha, melainkan memastikan mereka mampu berkembang dan naik kelas.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Diskoperindag Berau, Hasnawati, saat menghadiri peresmian Galeri M@M@Be Tenun Berau di Jalan Pemuda, Gang Muslimin, Kecamatan Tanjung Redeb pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Menurutnya, berdasarkan data statistik, jumlah UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Berau telah mencapai sekitar 20 ribu unit. Capaian itu menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat berwirausaha, tetapi masih perlu diiringi dengan peningkatan kualitas usaha.
“Pertumbuhan secara kuantitatif sangat menggembirakan. Namun, yang lebih penting sekarang adalah pertumbuhan secara kualitatif, bagaimana UMKM benar-benar bisa naik kelas,” ujarnya.
Hasnawati menjelaskan, UMKM yang naik kelas ditandai dengan meningkatnya pendapatan, bertambahnya jumlah tenaga kerja, dan semakin luasnya jangkauan pemasaran. Menurutnya, ketiga indikator tersebut harus menjadi target pelaku usaha agar mampu bertahan dalam persaingan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk, menetapkan harga yang kompetitif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Menurutnya, kepuasan pelanggan merupakan promosi paling efektif bagi sebuah usaha.
“Kalau konsumen puas, mereka akan kembali membeli dan merekomendasikan produk kita kepada orang lain. Sebaliknya, jika kecewa, mereka juga akan menyampaikan pengalaman buruknya kepada banyak orang. Karena itu kualitas, harga, dan pelayanan harus benar-benar dijaga,” jelasnya.
Ia menilai penguasaan teknologi digital kini menjadi kebutuhan bagi setiap pelaku UMKM. Pelaku usaha yang tidak mampu beradaptasi dengan pemasaran digital, kata dia, akan semakin sulit bersaing di tengah perkembangan pasar.
Dirinya juga turut mengapresiasi perjalanan usaha M@M@Be Tenun Berau yang dinilai menjadi contoh UMKM lokal yang terus berkembang hingga memiliki galeri sendiri. Pemerintah akan terus hadir memberikan pendampingan bagi UMKM agar terus berkembang. Pemerintah akan terus hadir memberikan pendampingan bagi UMKM agar terus berkembang.
“Semoga usaha ini semakin maju, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, dan membuka lebih banyak lapangan kerja di Kabupaten Berau,” tutupnya. (Riska)