src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemilik Putri Maluang Batik Ingin Produk Lokal Dikenal ke Mancanegara

Pemilik Putri Maluang Batik Ingin Produk Lokal Dikenal ke Mancanegara

2 minutes reading
Friday, 10 Feb 2023 17:52 929 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Perkembangan industri batik di Kabupaten Berau sangat pesat sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan promosi produk lokal.

Pemilik bisnis Putri Maluang Batik, Putri Arofah mengatakan, dirinya mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau maupun instansi yang lain agar dapat melestarikan budaya lokal dan mengenalkan ciri khas daerah ke mancanegara.

“Putri Maluang Batik juga menjadi binaan Kementerian Perindustrian RI dan juga menjadi binaan dari Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim,” tuturnya.

Bahkan, dirinya juga sudah mengikuti kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JCC Senayan Jakarta pada 5-9 Oktober 2022 lalu.

Dia merasa bangga karena kegiatan tersebut menjadi ajang untuk memperkenalkan dan mempromosikan batik khas Berau.

“Jadi disitu kita memperkenalkan produk lokal yaitu batik yang berasal dari Kalimantan Timur khususnya Kabupaten Berau. Saya membawa sekitar 80 potong kain untuk dijual dan sisa 4 kain,” ucapnya.

Dia menjelaskan, motif batik Berau terinspirasi dari kecintaan kepada alam Berau. “Karena saking cintanya saya kepada alam Berau, Kaltim maka kita tuangkan untuk menjadi batik. Intinya motifnya itu tentang alam. Warnanya juga sudah etnik supaya juga tidak ketinggalan zaman,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Berau cukup baik. Bahkan, beberapa instansi kerap kali memesan kain batik untuk dijadikan seragam. “Kendala kami itu dari bahan baku karena bahan bakunya didatangkan dari luar Berau dan ongkos kirimnya juga naik,” terangnya.

Dia mencontohkan, saat mendapatkan pesanan 100 kain batik, maka dia harus menunggu bahan baku kiriman dari Jawa. “Jadi kalau ada permintaan banyak harus menunggu,” bebernya.

Ke depan, dia berencana mengadakan pelatihan membatik tingkat SD, SMP, dan SMA. “Jadi siapapun yang ingin belajar batik, bisa disini. Hal ini bentuk kepedulian kita dalam melestarikan warisan budaya bangsa agar dikenal hingga ke mancanegara,” pungkasnya. (#)

Penulis: Riska

LAINNYA
x