src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ruko sembako yang terbakar. (foto: istimewa) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dua musibah kebakaran terjadi di lokasi berbeda, masing-masing di Kecamatan Palaran dan Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Peristiwa pertama terjadi sekira pukul 20.45 WITA pada Kamis 5 November 2020, malam, di Jalan Pelabuhan Lama RT. 32, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran. Api membakar rumah seorang warga.
Beruntung karena kesigapan petugas Posko 6 Damkar Samarinda bersama tim relawan, api tak sempat membesar.
“Akibat kejadian itu, area kamar dan dapur rumah korban terbakar. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” kata Sunardi Siman, Wakil Komandan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) kota Samarinda, Jumat 6 November 2020, pagi.
Petugas mengerahkan sebanyak 3 unit armada mobil pemadam. Dalam 1 jam, petugas berhasil memadamkan api.
Musibah kebakaran kedua terjadi dini hari tadi sekira pukul 02.30 WITA di Jalan Perniagaan, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu.
Di lokasi kedua ini, api membakar bangunan rumah toko (Ruko) “Toko Nunung” yang dijadikan gudang sembako. Ruko tersebut tidak dihuni saat kejadian.
Akibatnya, petugas Damkar Posko 1 bersama dengan Satuan PMK Swasta, Balakarca dan gabungan relawan mengalami kendala untuk sampai pada titik api di dalam bangunan Ruko.
Agar tidak menyebar ke lokasi lain, akhirnya petugas Damkar terpaksa membuka paksa pintu Ruko tersebut untuk selanjutnya melakukan pemadaman.
“Ruko itu kosong, hanya dijadikan gudang penyimpanan barang saja. Mau tidak mau kami membuka paksa pintu Ruko untuk pemadaman di sumber titik api,” katanya.
Sekira pukul 03.00 WITA, akhirnya petugas gabungan berhasil menguasai api dan segera melakukan pendinginan.
Penyebab kebakaran Ruko sembako juga diduga karena korsleting. “Namun untuk kepastian, masih menunggu dari kepolisian,” pungkasnya.
Penulis: Ningsih
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim