src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Desain Pasar Pagi Samarinda Jadi Enam Lantai, Anggaran Naik Jadi Rp 450 Miliar

Desain Pasar Pagi Samarinda Jadi Enam Lantai, Anggaran Naik Jadi Rp 450 Miliar

2 minutes reading
Wednesday, 21 Aug 2024 22:16 480 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pembangunan Pasar Pagi Samarinda yang sebelumnya diproyeksikan rampung sebagaimana desain model kontruksi pertama, akan mengalami perubahan signifikan dalam pengerjaannya.

Hal ini diungkapkan Asisten II Sekretaris Pemerintah Kota Samarinda Marnabas Pattiroy usai menghadiri Ranperda di DPRD Kota Samarinda pada Rabu, 21 Agustus 2024.

Dikatakannya, bahwa Pasar Pagi Samarinda direncanakan akan memiliki enam lantai dengan fungsi beragam yakni, lantai dasar dialokasikan sebagai area parkir, sementara lantai kedua akan ditempati oleh pedagang barang-barang basah dan kering. Lantai tiga akan diisi oleh penjual pakaian eceran, dan lantai empat menjadi kombinasi antara penjualan pakaian eceran dan toko emas. Lalu, Lantai lima dan enam dirancang untuk kebutuhan grosir.

Awalnya, proyek tersebut hanya direncanakan setinggi empat atau lima lantai. Namun, rencana tersebut diperluas menjadi enam lantai dengan anggaran yang juga meningkat.

“Anggaran awalnya sebesar Rp 375 miliar, tapi sekarang naik menjadi Rp 450 miliar. Kenaikan ini terjadi karena ada perubahan konstruksi dari beton cor menjadi baja, serta penambahan lantai untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau,” jelas Marnabas.

Adapun salah satu aspek yang tetap dipertahankan dalam pembangunan ini adalah identitasnya sebagai pasar rakyat.

“Kami memutuskan untuk tidak menggunakan AC di dalam pasar karena ini adalah pasar rakyat, bukan pasar modern. Biaya operasional yang tinggi bisa memberatkan para pedagang,” katanya.

Namun bagi pedagang yang ingin memasang AC secara mandiri, mereka dipersilakan dengan syarat harus memasang meteran listrik sendiri. Sedangkan penerangan umum di pasar, tetap akan menjadi tanggung jawab pemerintah.

Selain bangunan utama pasar, pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas tambahan berupa penginapan bagi para pengunjung dari luar daerah.

“Banyak orang yang datang dari Kubar, Berau, dan daerah lainnya ke Pasar Pagi. Oleh karena itu, kami mempertimbangkan untuk menyediakan fasilitas penginapan seperti hotel setelah bangunan utama selesai,” ujar Marnabas.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Samarinda juga memastikan bahwa sungai yang berada di sekitar pasar tidak akan ditutup dan akan tetap dipertahankan sebagai bagian dari desain Pasar Pagi Samarinda.

Terkait progres, Marnabas mengaku bahwa saat ini pembangunan masih dalam jalur yang tepat meskipun angka pastinya sempat terlupa.

“Sekarang sesuai progres, mungkin sekitar 11 persen atau lebih. Kami memantau setiap tahapan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Memang pondasi memakan waktu cukup lama, tapi setelah itu pembangunan akan lebih cepat,” pungkasnya. (Zayn)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x