23.3 C
Samarinda
Thursday, December 1, 2022

Data Aliran Uang Penambang Illegal Tersebar Di Medsos, Kapolresta Tak Mengetahui Aliran Dana Ismail Bolong Ke Polresta Samarinda

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Usai munculnya video pengakuan Ismail Bolong yang menyatakan dirinya terlibat dalam ativitas tambang Illegal. Kini jajaran korps Bhayangkara kembali dibuat geger dengan adanya sebuah gambar yang memperlihatkan aliran uang koordinasi penambang batubara illegal kepada pihak pejabat tinggi polisi.

Dari gambar yang diliat dari redaksi Headlinekaltim.co, ternyata uang setoran itu tak hanya untuk kepada pejabat tinggi di Polri. Namun aliran dana tersebut turut dirasakan Polda Kaltim, Polresta Samarinda, Polres Kutai Kertanegara, dan Polres Paser.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadly mengaku tak tahu dengan beredarnya data tersebut.

“Saya tidak tau dengan adanya itu (Data) dari mana. Kita sama sekali nggak tau,” ungkap Ary Fadly. Selasa 8 November 2022.

Ary Fadly pun menambahkan dirinya tidak mengetahui kapan pastinya periode kedinasan Ismail Bolong di jajaran korps bhayangkara.

“Kalau yang bersangkutan (Ismail Bolong) kerja dari kapan saya kurang tau. Tapi kalau ditanya kapan berhentinya saya tau. Dan itu pengajuan pensiun dini dia itu disetujui pada bulan April,” ucap Ary Fadly.

Selain itu, selama menjabat sebagai Kapolresta Samarinda pada bulan Januari 2022, Ary Fadly mengaku hanya bertemu dengan Ismail Bolong hanya beberapa kali saja.

“Saya kurang tau, karena saya sempat bertemu cuma satu bulan saja. Dan kalau saya lihat kinerjanya baik-baik saja,” tandasnya.

Penulis: Riski

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -