src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Berharap Big Mall Segera Beroperasi, Wali Kota: Hasil Investigasi Kewenangan Polisi

Berharap Big Mall Segera Beroperasi, Wali Kota: Hasil Investigasi Kewenangan Polisi

2 minutes reading
Thursday, 5 Jun 2025 05:53 230 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun beraharap agar BIG Mall Samarinda segera beroperasi pascakebakaran pada Selasa 3 Juni 2025 lalu sekitar Pukul 00.10 WITA. Operasional mal penting terhadap pemulihan aktivitas ekonomi warga.

“Kami berharap Big Mall bisa kembali beroperasi karena bagaimanapun juga mal ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat Samarinda,” jelasnya.

Dia menyampaikan terkait hasil pemeriksaan awal yang dilakukan pihak kepolisian menyebutkan bahwa sistem sprinkler dan hydrant tidak berfungsi secara optimal. Hal itu diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

“Itu sudah masuk wilayah hukum. Biarlah pihak Polri yang melanjutkan sesuai prinsip hukum. Kita tinggal tunggu saja prosesnya,” ungkapnya usai tinjauan lapangan di Loa Janan Ilir, Rabu 4 Juni 2025..

AH sapaan akrabnya menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pengelola bangunan komersial di Samarinda agar serius menjalankan standar keselamatan. “Ini jadi pelajaran buat semuanya. Kita sejak lama menekankan pentingnya penyediaan sistem sprinkler, terutama di hotel, mal, hal ini sebagai mitigasi terhadap potensi bencana seperti kebakaran,” imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Dicky Anggi, menyampaikan bahwa dari hasil komunikasi awal dengan pengelola Big Mall Samarinda dan pihak manajemen mengakui adanya kendala pada sistem sprinkler.

Beberapa area tidak merespons secara maksimal karena adanya renovasi di sejumlah tenant seperti pembuatan dapur dan gudang. Ini diduga mengganggu distribusi air dari sprinkler. “Mereka dapat tenant kosongan lalu bikin dapur-dapur buat gudang dan sebagainya. Jadi gak bisa nembak, gak keluar sprinkel,” tuturnya.

Sementara, hydrant di lantai atas berfungsi tekanan air di lantai bawah terdeteksi lemah. Tim pemadam kebakaran juga melaporkan tekanan dari bawah tidak mencukupi saat proses pemadaman. (MSD)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x