src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kebakaran Hebat di Big Mall Samarinda, Tujuh Orang Pingsan Akibat Asap

Kebakaran Hebat di Big Mall Samarinda, Tujuh Orang Pingsan Akibat Asap

waktu baca 3 menit
Selasa, 3 Jun 2025 10:16 386 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepanikan menyelimuti pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tepian, Big Mall Samarinda, saat api tiba-tiba melahap bagian dalam gedung pada Selasa 3 Juni 2025 dini hari. Kepulan asap pekat membumbung dari lantai tiga, menyebar cepat hingga ke area parkir dasar, membuat ratusan orang yang masih berada di dalam gedung bergegas menyelamatkan diri.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WITA. Menurut laporan awal, api diduga berasal dari sebuah outlet dekat atrium. Dalam hitungan menit, listrik padam total dan suara sirine memecah keheningan malam.

Proses evakuasi korban. (MSD)

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bergerak cepat. Lima pos pemadam dikerahkan, melibatkan 30 personel yang harus menghadapi tantangan besar: api yang berkobar di lantai atas, asap yang tebal, dan akses mobil pemadam yang terbatas.

“Kami evakuasi tujuh orang dari lantai dua dalam kondisi tidak sadarkan diri. Mereka diduga menghirup asap terlalu banyak,” ujar M Teguh Setiawardana, Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda, saat ditemui usai operasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan hidran internal gedung. Mobil pemadam tidak bisa menjangkau titik api karena keterbatasan akses vertikal, memaksa petugas bekerja dari dalam dengan peralatan khusus termasuk Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Komandan Pos SAR Samarinda, IS Abbas, menggambarkan kondisi dalam mal saat operasi penyelamatan berlangsung. Menurutnya, tebalnya asap membuat jarak pandang hampir nihil.

“Jarak pandang kami maksimal hanya 50 sentimeter. Hanya petugas dengan perlindungan lengkap yang bisa masuk. Sebagian besar korban mengalami sesak napas dan lemas,” ungkap Abbas.

Dari tujuh korban, lima di antaranya langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis akibat kekurangan oksigen. Dua lainnya ditangani di lokasi oleh tim medis gabungan.

Kerja keras tim gabungan dari Disdamkarmat, SAR, kepolisian, dan para relawan menuai pujian. Mereka melakukan penyisiran dari lantai ke lantai, memastikan tak ada orang yang tertinggal. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 Wita.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 07.06 Wita, tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun luka bakar serius. Namun, pihak rumah sakit masih melakukan pemantauan intensif terhadap para korban yang sempat pingsan.

Mustamin, perwakilan Manajemen Big Mall, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim penyelamat.
“Kami sangat berterima kasih atas respons cepat dan sigap dari petugas pemadam, SAR, dan relawan. Ini membuktikan kerja sama semua pihak saat krisis benar-benar nyata dan penting,” katanya.

Meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari salah satu unit usaha di lantai tiga. Investigasi lanjutan sedang dilakukan oleh tim forensik kebakaran bersama kepolisian.

Kejadian ini kembali mengingatkan tentang pentingnya sistem keamanan kebakaran di gedung-gedung publik, khususnya pusat perbelanjaan besar yang masih beroperasi hingga larut malam.

Pemerintah Kota Samarinda melalui Disdamkarmat akan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem proteksi kebakaran Big Mall Samarinda. Fokus audit termasuk alarm peringatan dini, sistem sprinkler otomatis, hingga jalur evakuasi dan ventilasi asap.

“Ini akan jadi evaluasi besar. Gedung-gedung tinggi tidak boleh lagi abai terhadap SOP keselamatan,” kata Teguh.

Pengalaman malam itu jadi pengingat keras bahwa keselamatan pengunjung bukan hanya tanggung jawab pemilik gedung, tapi juga pengelola, penyewa, dan seluruh elemen operasional mal.

Ramadiyanti Cynthia Dewi, SKM dari RS Hermina mengaku menerima korban yang di bawa ke IGD RS Hermina.
‘Kalau bencana seperti itu kita tolong keselamatan korbannya dulu, masalah kamar belakangan aja. Korban yang dibawa ke IGD RS Hermina oleh relawan ambulance baru 5 orang, dengan rincian dari Hotel Fugo 2 orang dan tenant Big Mall 3 orang,” kata dia saat dikonfirmasi sesaat setelah kejadian. (MSD/ant)

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x