src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tersangka FR saat digelandang oleh petugas. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Seorang pemuda tega menganiaya ibu kandungnya hanya karena persoalan sepele. Pemuda berinisial FR mengamuk dan memukul ibunya dengan besi jemuran pada Senin 17 Maret 2025. Kejadian di Jalan Niaga, Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Kapolsek Palaran, AKP Iswanto, mengatakan bahwa peristiwa ini bermula saat FR pulang ke rumah dan mencari topi miliknya. Ibunya mengaku tidak tahu. “Mendengar jawaban ibunya, si pelaku langsung marah dan mengambil besi jemuran, lalu memukul korban berkali-kali hingga mengenai tangan,” ujar AKP Iswanto, Rabu 19 Maret 2025.
Akibat penganiayaan tersebut, sang ibu mengalami luka di tangan. Korban mendapat perawatan medis dengan bantuan ketua RT setempat. Warga yang menyaksikan kejadian itu tak tinggal diam dan segera melaporkan FR ke Polsek Palaran.
Mendapat laporan terkait adanya KDRT di kawasan Palaran, Unit Reskrim Polsek Palaran bergerak cepat dan mengamankan FR di rumahnya. Polisi juga menyita barang bukti besi jemuran yang digunakan untuk memukul korban.
Menurut Ketua RT 19 Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran Hardiansyah, ibu dan pemuda tersebut baru pindah ke wilayahnya tiga hari sebelum kejadian. Lebih mengejutkan lagi, FR ternyata baru saja bebas dari penjara akibat kasus KDRT terhadap saudara kandungnya sendiri.
“Ibu dan anak ini baru tiga hari tinggal di sini. Anaknya ternyata baru keluar dari penjara, sebelumnya juga masuk karena kasus KDRT, memukul kakak perempuannya,” ungkap Hardiansyah.
Tersangka telah diamankan di Mapolsek Palaran. “Kami berharap masyarakat segera melapor jika ada kejadian serupa. Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan, apalagi dalam keluarga sendiri,” pungkasnya. (said)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim