Beranda BUMI ETAM Pemilik Terkonfirmasi Positif, Pengunjung Warung Kopi Cangkir Diimbau Tes Covid-19

Pemilik Terkonfirmasi Positif, Pengunjung Warung Kopi Cangkir Diimbau Tes Covid-19

Warung Kopi Cangkir Jl Mulawarman Samarinda - headlinekaltim.co
anggota keluarga pemilik warung meninggal dan belakangan diketahui positif Covid-19. (foto: Amin/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Bagi pelanggan Warung Kopi Cangkir Jl Mulawarman yang dalam dua pekan terakhir, datang berkunjung, diimbau untuk melakukan tes mendeteksi Covid-19.

Hal ini terkait dengan salah satu anggota keluarga pemilik warung tersebut meninggal dan belakangan terkonfirmasi positif Covid-19. Imbauan disampaikan oleh pihak keluarga yang tersebar di grup aplikasi percakapan WhatsApp.

“Info apakah ada tmn2 slama 2 mggu kmaren berkunjung ke wrg kopi cangkir dijln mulawarman Soalx pemilik wrg kopi akong dan ama wafat positif Covid beserta anak mantu smua… Jadi pihak kel mrk memberitahukan jikalau prnah kesana utk tes trima kasih,” demikian pesan percakapan salah satu anggota keluarga.

Advertisement

Meninggalnya anggota keluarga pemilik Warung Kopi Cangkir diduga adalah pasien dengan kode SMD 388, laki-laki 78 tahun.

Dalam rilis Dinkes Kaltim kemarin (11/8/2020), kasus meninggal tersebut memiliki gejala infeksi saluran pernapasan akut dan dilaporkan meninggal 8 Agustus 2020. Pemulasaraan dan pemakamannya tidak sesuai protokol Covid-19.

Pihak keluarga juga meminta masyarakat Samarinda memaklumi hal ini. Melalui pesan yang tersebar, pemilik warung tersebut menjelaskan kronologis kasus meninggal ini sebagai berikut :

“Utk mengklarifikasi berita yang beredar mengenai papa ipit, dimohon utk di mengerti bahwa semua ini diluar sepengetahuan kami. Kronologinya pada tgl 7 Agustus 2020 kami sekeluarga ada melakukan swab dikarena kami juga ada bertemu dengan bbrp org yg terakhir diketahui positif covid.

Ternyata tgl 8 Agustus 2020 papa kami meninggal jam 3.50 subuh dini hari. Tidur ngorok trus tiba-tiba tidak ada. Kami sekeluarga juga sempat kaget krn diketahui itu sebagai serangan jantung.

Dan pada hari ini tgl 11 Agustus 2020 kami baru menerima surat hasil swab. Ternyata alm bpk kami dan ibu kami yg skr sedang terbaring di ranjang sakit stroke hasil swabnya positif.
Utk itu kami sekeluarga yg negatif sedang dilakukan swab ulang. Untuk itu kami minta, supaya teman2 tidak salah memahaminya

Kami mohon doa dari teman-teman semoga kami sekeluarga sehat dan dapat menjalani karantina mandiri di rmh atau sesuai dengan anjuran dari pihak yang berwenang. Kiranya ini yg dapat kami sampaikan. Terima kasih.”

Sementara itu, Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih yang dikonfirmasi hal ini menjelaskan istri dari SMD 388 telah dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit AW Sjahranie.

“Klarifikasi dari pihak keluarga ya…sudah disampaikan ke kami. Hari ini istri Tn SG akan dirawat di RS AWS di ruang isolasi Covid 19,” jelas Ismed, Rabu 12 Agustus 2020.

Ismed menegaskan pihaknya kini melakukan tracing kontak kepada seluruh pihak keluarga SMD 388 dan mereka yang hadir di pemakaman.

“Yang terpenting sekarang semua yg hadir pada saat proses pemakaman sudah di-tracing semua. Ini kontak-kontak erat sudah saya hubungi,” katanya.

Penulis: Amin

Komentar
Advertisement