src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Proses evakuasi mobil. (foto: Andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Evakuasi mobil Mitsubitsi Triton yang alami kecelakaan di pencucian mobil Vanilla, Tenggarong, Kutai Kartanegara, berhasil dilakukan, Sabtu 20 Februari 2021.
Namun, rasa sedih masih dirasakan ibu Feri, karyawan pencucian yang ikut tercebur bersama mobil tersebut. Hingga kini, korban belum diketahui nasibnya.
“Ya Allah, anak saya belum ketemu, ” ukar Fatimah Avina, lirih saat ditemui Sabtu 20 Februari 2021.
Fatimah mencurahkan perasaannya didampingi anggota keluarga yang terus menunggu kepastian nasib anaknya sejak kecelakaan terjadi pada Jumat 19 Februari 2021.
“Pertama dapat kabar anak saya kecelakaan sampai jatuh ke sungai di dalam mobil, saya langsung menuju tempat anak saya bekerja. Saya berdoa terus agar ada harapan bisa ditemukan anak saya, ” jelasnya.
Dirinya sempat pasrah dan berharap jika anaknya bisa langsung ditemukan saat mobil ditemukan penyelam. Jika anaknya ditemukan meninggal, jasadnya tanpa perlu melalui otopsi di RSUD AM Parikesit. Sayang, mobil sudah dalam kondisi kosong dan korban tak ditemukan.
“Saya memohon kepada tim Basarnas Kaltim, untuk tetap mencari jasad Fery, ” ungkapnya, sambil meninggalkan lokasi kejadian.
Setelah mobil berhasil dievakuasi pukul 12.30 WITA, Tim Inafis Polres Kukar langsung bergegas melakukan olah TKP dipimpin Kaur Inafis Polres Kukar, Aiptu Dian Heri Wahyudi.
“Posisi persneling atau gigi dalam keadaan netral. Pedal gas dan rem dalam keadaan normal tanpa terhalang benda. Kaca pecah dapat tekanan dari luar. Posisi kunci dalam keadaan on atau menyala, serta pintu supir dalam keadaan terbuka,” ucap Dian.
Dian menambahkan, mobil tersebut ditemukan di kedalaman 9 meter dan terjadi pergeseran dari lokasi kejadian sepanjang 18 meter. Tim akan mengidentifikasi lebih lanjut terhadap kasus ini, apalagi korban Fery belum ditemukan.
“Tim dari Basarnas Kaltim akan lakukan penyelaman kembali dan penyisiran sungai, guna mencari jasad Fery, ” pungkasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal