src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Awasi Pengelolaan ADK, Bupati Dorong Kakam Bangun Kemandirian Ekonomi Kampung

Awasi Pengelolaan ADK, Bupati Dorong Kakam Bangun Kemandirian Ekonomi Kampung

waktu baca 2 menit
Sabtu, 27 Jun 2026 18:23 12 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengingatkan seluruh camat di Kabupaten Berau agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga aktif mengawasi dan mendampingi kepala kampung (Kakam) dalam pengelolaan keuangan kampung.

Hal itu disampaikan sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan Alokasi Dana Kampung (ADK) agar tidak hanya digunakan untuk kegiatan rutin, tetapi juga mampu mendorong lahirnya sumber-sumber pendapatan baru di kampung.

“Para camat wajib memantau dan mendampingi kepala kampung,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan dari camat menjadi penting karena mereka memiliki kewenangan dan dasar dalam melakukan pembinaan terhadap pemerintah kampung, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan pemanfaatan potensi daerah.

Sri Juniarsih menilai, kampung-kampung di Berau memiliki sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi dikembangkan menjadi sektor ekonomi baru, terutama di bidang pariwisata. Seiring dengan upaya Kabupaten Berau yang perlahan bertransisi dari ketergantungan pada sektor sumber daya alam ekstraktif menuju sektor pariwisata, peran pemerintah kampung dinilai semakin strategis.

“Transisi ini tidak setahun atau dua tahun saja, tetapi berkelanjutan. Potensi pariwisata di Berau luar biasa,” ujarnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat kampung, termasuk kepala kampung dan aparatur kampung. Mereka dituntut memiliki kemampuan dalam mengelola potensi alam di wilayahnya sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Bagaimana mereka mengelola sumber daya alam yang ada untuk bisa dijadikan Pendapatan Asli Kampung,” ungkapnya.

Bupati perempuan pertama di Berau itu juga mengingatkan bahwa besarnya APBD maupun ADK yang diterima saat ini tidak akan selamanya dapat diandalkan. Oleh sebab itu, setiap kampung perlu mulai membangun kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki.

Kata dia, pengembangan sektor pariwisata berbasis kampung dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus mengantisipasi berkurangnya dukungan anggaran di masa mendatang.

“Pemerintah kampung harus mulai memikirkan bagaimana potensi alam yang dimiliki bisa dikelola menjadi sumber pendapatan,” pungkasnya. (Adv24/Riska)

LAINNYA
x