src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> APBD 2022 Kukar Capai Rp 4,25 Triliun, Pemkab Kukar Prioritaskan Penuntasan Pembangunan Infrastruktur

APBD 2022 Kukar Capai Rp 4,25 Triliun, Pemkab Kukar Prioritaskan Penuntasan Pembangunan Infrastruktur

2 minutes reading
Thursday, 18 Nov 2021 14:25 413 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2022 telah disepakati antara Pemkab dan DPRD Kukar, pada Rapat Paripurna Ke-18 DPRD Kukar, Senin 15 November 2021 sore.

Sebelum disepakati, KUA PPAS APBD 2022 ini telah melalui proses tahapan. Dan pada tanggal 25 November 2021 akan mendapatkan persetujuan dan tanggapan dari masing Fraksi di DPRD Kukar tentang KUA PPAS APBD 2022 ini.

“Kami targetkan penetapan APBD 2022 pada bulan depan,” sebut Wabup Rendi Solihin, yang hadir di paripurna tersebut.

Wabup Rendi mengatakan, bahwa Pemkab mengupayakan agar APBD bisa berjalan dengan cepat, sehingga proses-proses realisasinya bisa dipersiapkan dengan matang, dan mudah-mudahan tidak seperti tahun 2021.

“Kita targetkan, awal tahun 2022, sekitar bulan Febuari dan Maret tahun depan sudah bisa lelang, ” sebutnya.

Wabup Rendi menyinggung, Dana Alokasi Khusus(DAK) untuk Kukar alami penurunan, dilihat dari banyaknya kegiatan-kegiatan yang di lapangan yang bersumber dari DAK. Dan prosesnya terkendala karena waktu terlalu singkat, sehingga banyak potensi yang memungkinan bahwa kegiatan itu tidak selesai.

Untuk APBD Kukar tahun anggaran 2022, Rendi memastikan bahwa telah alami kenaikan dari tahun 2021 yaitu dari Rp 3,17 Triliun menjadi Rp 4,25 Triliun yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (DD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) migas dari Pusat.

“Untuk PAD kita juga meningkat yakni dari Rp 470 Miliar mejadi Rp 500,10 Miliar,” ucapnya.

Rendi merasa optimis, capaian pembangunan Kukar akan lebih maksimal, sebagaimana yang diinginkan pak Bupati Edi Damansyah, bagaimana bisa menuntaskan daerah-daerah yang masih tertinggal akses pembangunanan dasar.

“Wilayah yang beluh tersentuh air bersih dan listrik, Insya Allah akan menjadi prioritas utama kami,” ucap Rendi.

Melalui APBD Kukar 2022 ini Pemkab Kukar akan memprioritaskan infrastruktur yang belum terkoneksi, maka pembangunan infrastruktur tersebut akan kita maksimalkan. karena sesuai dengan rencana percepatan pembangunan memprioritaskan untuk Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, dan lain-lain.

“Semuanya akan terpenuhi di APBD tahun 2022 nanti,” tegas Rendi. (ADV)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x