src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Apakah Dirinya Tak Diusung Gerindra di Pilkada Samarinda 2024? Ini Jawaban Andi Harun

Apakah Dirinya Tak Diusung Gerindra di Pilkada Samarinda 2024? Ini Jawaban Andi Harun

2 minutes reading
Thursday, 2 May 2024 19:01 502 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA — Menjelang Pilkada 2024, sejumlah partai politik sudah melakukan penjaringan dan pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda. Namun, berbeda dengan Partai Gerindra Kaltim dan Kota Samarinda. Situasi di internal partai yang didirikan Prabowo Subianto, Presiden terpilih di Pilpres 2024, justru sedang centang-perenang.

Muasalnya, Partai Gerindra dikabarkan akan mengusung anggota DPRD Kaltim Agus Suwandi sebagai calon Wali Kota Samarinda pada 27 November mendatang. Padahal, saat ini, Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun sedang menjabat wali kota. Hasil Lembaga survei juga menempatkan pria kelahiran Bone, Sulsel itu masih diinginkan mayoritas pemilih untuk meju di periode kedua sebagai calon petahana.

Rencana pencalonan Agus juga telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Kaltim Sulaiman Hattase yang menegaskan bahwa keputusan tersebut didorong oleh tim pendiri partai. Ini seolah menyiratkan adanya ‘gerakan’ dalam internal partai di luar kuasa sang Ketua DPD Partai Gerindra, Andi Harun. Wacana pencalonan Agus Suwandi sebagai Wali Kota Samarinda tentu melangkahi privilege Andi Harun yang punya elektabilitas tinggi. menimbulkan pertanyaan public. Apa yang sebenarnya terjadi di internal Gerindra Kaltim?

Apa tanggapan Andi Harun? “Saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra belum memberikan keputusan konkret atas rekomendasi kandidat yang dipersiapkan akan maju (Pilkada, Red.) sehingga tidak menutup kemungkinan apabila terdapat kader yang berinisiatif untuk mencalonkan diri,” katanya.

Terkait aspirasi pendiri partai yang mendorong Agus Suwandi, Andi Harun mengaku menghormatinya. “Terutama, saya bukan satu-satunya yang memiliki hak dan ruang untuk maju. Tapi kami masih menunggu rekomendasi resmi dari DPP Gerindra sendiri, bisa saja Agus Suwandi, Helmi Abdullah, atau saya,” jelasnya pada Kamis, 2 Mei 2024.

Menurutnya, hal ini justru menunjukkan kerangka berpikir yang tertib dan sehat dalam berpolitik ala Partai Gerindra. “Justru ini sehat. Ketua partai bukan satu-satunya yang memiliki hak untuk menjadi calon, karena siapapun boleh. Tapi, siapa yang direkomendasikan oleh pusat maka dia yang pakai jalur Gerindra nanti,” tambahnya.

Andi Harun juga mengaku belum memikirkan apakah menggunakan jalur independen jika hendak maju di Pilkada 27 November nanti. Meski begitu, ia berharap hasil rekomendasi dari DPP Gerindra akan memilihnya berkontestasi sebagai calon wali kota. “Nanti akan saya sampaikan secara resmi, karena saya selalu mempertimbangkan semua parameter dengan tidak tergesa-gesa. Kalau akhirnya saya maju, opsi utamanya adalah dengan jalur partai politik terutama gabungan partai. Tentu harapan saya sangat tinggi untuk bisa menggunakan partai Gerindra,” imbuhnya. (zayn)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x