Beranda DPRD Kaltim Anggota DPRD Dapil 1 Samarinda Apresiasi Rencana Pengoperasian RSI

Anggota DPRD Dapil 1 Samarinda Apresiasi Rencana Pengoperasian RSI

Anggota DPRD Dapil 1 Samarinda Apresiasi Rencana Pengoperasian RSI
Anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati (foto: Ningsih/headlinekaltim.co)

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Rencana pengoperasian kembali Rumah Sakit Islam (RSI) dalam waktu dekat mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati.

Ditemui usai menggelar resesnya di Kecamatan Sungai Pinang, Anggota DPRD Kaltim Dapil 1 Kota Samarinda ini mengatakan, dibukanya operasional pelayanan kesehatan di RSI akan sangat membantu penanganan tingkat pertama untuk pasien yang tinggal di daerah terdekat dengan lokasi rumah sakit. Terlebih pandemi COVID-19 yang masih terjadi dan penularan virus yang cenderung masih tinggi.

“Keputusan dibukanya kembali pelayanan kesehatan di RSI, menurut saya ini adalah keputusan yang sangat baik. Karena kondisi COVID-19 terus meningkat di Kaltim, bahkan hampir seluruh Kabupaten/kota masuk zona merah, ini juga terjadi di Samarinda,” ujarnya.

Legislatif dari partai Demokrat ini mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim untuk dapat membantu percepatan penyelesaian sarana dan prasarana serta fasilitas kedokteran dan media di rumah sakit yang sejak tahun 2016 silam ini ditutup. Termasuk juga hal-hal yang berkaitan dengan regulasi serta perizinan operasional RSI untuk mendapatkan prioritas penyelesaian lebih awal.

Advertisement

“Pasti perlu biaya perbaikan, tentunya biaya tidak sedikit. Oleh karena itu selesaikan dulu permasalahan awal ini, jangan sampai setelah pembenahan, muncul masalah lagi,” ujarnya.

Puji Setyowati juga mendorong agar RSI dapat menjadi salah satu rumah sakit sebagai rujukan penanganan pasien COVID-19. Ia menilai, kasus penambahan kasus baru corona di Kaltim dan Samarinda khususnya masih fluktuatif.

Baca Juga  DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-34, Wagub dan Sekdaprov Hadir

“Isolasi mandiri masyarakat yang terpapar ini tidak dilihat dari kondisi rumahnya. Artinya, jika satu keluarga terpapar semua, ini juga harus dilihat kondisi rumahnya, kamarnya berapa, kondisi ekonominya bagaimana. Nah makanya, jika penanganan tepat, maka akan dapat segera memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di masyarakat,” pungkasnya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

Komentar