src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Dirut RSUD Abdul Rivai dr Jusram. (Foto: Riska) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB–Adanya pengurangan anggaran untuk penambahan gedung RSUD Abdul Rivai menyebabkan adanya perubahan rancang bangun. Dari rencana awal enam lantai berubah menjadi dua lantai.
Direktur RSUD Abdul Rivai dr. Jusram menyampaikan pembangunan dua lantai ini pada tahap pertama yang dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama.
“Sesuai dengan perencanaan awal kan dari 6 lantai, ternyata anggaran kami dikurangi jadi kemungkinan untuk saat ini, tahap awal dulu itu masih 2 lantai,” jelasnya.
Dikatakannya, luas lahan sekitar 52 x 22 meter persegi disiapkan untuk bangunan gedung 2 lantai dengan anggaran senilai Rp 15 Miliar. Namun, ketika ada tambahan anggaran nantinya, manajemen akan menambah lantai bangunan secara bertahap.
“Penambahan gedung baru di RSUD Abdul Rivai ini akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupan Berau,” ungkapnya.
Kata dia, dengan anggaran yang ada, maka dua lantai yang menjadi prioritas untuk pembangunan yakni ruang IGD, ICU dan ruang operasi.
“Kita prioritaskan 3 ruangan itu, khususnya ruang ICU untuk memenuhi kriteria yang sesuai akreditasi. Berdasarkan ketentuan, harus ada 20 bed di ruang ICU,” bebernya.
Selain penambahan gedung, akan ada penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) di RSUD Abdul Rivai. “Ini nanti ada rencana penambahan dokter spesialis gizi, dokter saraf dan dokter spesialis penyakit dalam,” pungkasnya. (Riska)