src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kabag Kesra Setkab Kukar, Fathul Alamin.(sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kabar gembira bagi mahasiswa Kukar. Meskipun Pemkan sedang mengalami defisit anggaran, Bagian Kesra Setkab Kukar masih menganggarkan belanja bantuan pendidikan beasiswa kukar idaman terbaik di APBD 2026.
”Insya Allah masih dianggarkan untuk beasiswa,” sebut Kabag Kesra Setkab Kukar, Fathul Alamin, kepada Headlinekaltim.co, belum lama ini.
Fathul yang baru menjabat ini mengaku belum mengetahui secara pasti besaran dana yang dianggarkan. Namun, imbas defisit anggaran menyebabkan bantuan beasiswa menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. ”Kemungkinan tidak sebanyak seperti tahun lalu,” ucapnya.
Beasiswa Kukar idaman terbaik, sebut Fathul, menyasar jenjang sarjana, serta program kerja sama Pemkab dengan berbagai perguruan tinggi. Untuk Unikarta, sepertinya bakal mendapatkan kuota lebih banyak. ”Untuk beasiswa jenjang S2 atau Magister serta S3 Doktoral ditiadakan,” jelasnya.
Pemkab Kukar masih melanjutkan kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi program sarjana guna meningkatkan kualitas SDM Kukar, meliputi Universitas Islam Indonesia(UII), Institute Pemerintahan Dalam Negeri(IPDN), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional(STPN, serta dua perguruan tinggi lainnya.
Mantan Kabid Pembinaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kukar ini menjelaskan, saat ini masih dibahas soal penerima beasiswa tahun 2025 apakah masih diperbolehkan lagi mengurus dan menerima beasiswa pada tahun ini. ”Ini masih dibahas, jika tidak boleh, maka diberikan kesempatan bagi mahasiswa yang belum pernah menerima beasiswa dari Pemkab,” ujarnya.
Untuk bantuan pendidikan bagi pelajar setingkat SMA dan SMK juga akan dianggarkan, tetapi disesuaikan dengan kebijakan pemerintah dan kemampuan keuangan daerah. Tahun 2025, mahasiswa jenjang sarjana mendapatkan beasiswa sebesar Rp 5 juta per orang dengan sebanyak 4.015 penerima yang dianggap memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa.(Andri)