src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Alat Periksa Darah Puskesmas Palaran Rusak, Satgas Covid-19 Kaltim akan Koordinasi ke Pemerintah Kota

Alat Periksa Darah Puskesmas Palaran Rusak, Satgas Covid-19 Kaltim akan Koordinasi ke Pemerintah Kota

2 minutes reading
Wednesday, 18 Nov 2020 19:40 271 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Minimnya fasilitas penunjang pemeriksaan laboratorium untuk pemeriksaan darah yang terdapat di beberapa pusat kesehatan tingkat bawah, seperti Puskesmas, menjadi perhatian tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kaltim.

Hal ini dikarenakan alat pemeriksaan itu sangat penting untuk mengetahui seseorang positif atau tidak Covid-19.

Salah satu Puskesmas yang terkendala pemeriksaan darah adalah PKM Puskesmas Rawat Inap Palaran yang berada di Jalan Kesehatan, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran.

Lebih dari sebulan lalu, alat pemeriksa darah bernama Hematologi Analyzer milik Puskesmas tersebut rusak.

Akibatnya pasien di Palaran yang akan melakukan periksa darah harus pergi ke laboratorium di rumah sakit yang jaraknya lebih jauh.

Tim Satgas Covid-19 Kaltim dari Pramuka Peduli Wahyu Widhi Heranata mengatakan pihaknya prihatin. Situasi saat ini seharusnya fasilitas pemeriksaan harus mendapatkan perhatian lebih besar dan prioritas dari pemerintah.

“Tingkat penyebaran Covid-19 apakah itu di provinsi atau kabupaten/kota masih terjadi. Dan seharusnya ini (alat pemeriksaan darah) juga menjadi perhatian, termasuk fasilitas kesehatan, harus mendapat prioritas,” ucapnya.

Namun demikian, dia menyadari adanya keterbatasan pemerintahan yang memungkinkan hal tersebut terjadi.

“Tapi memang, senang tidak senang, suka tidak suka, masalah peralatan ini (alat pemeriksa darah,red) terbatas,” lanjut dia.

Terkait dengan masalah rusaknya alat pemeriksa darah Hematologi Analyzer PKM Puskesmas Palaran, Wahyu Widhi Heranata berjanji akan meneruskan informasi ini kepada instansi terkait.

“Saya rasa itu, masalah di kabupaten/kota yang kami terima informasinya, akan segera disampaikan (koordinasi) ke instansi terkait. Kalau memang ada kekurangan, ya kita tindaklanjuti, tapi memang perlu waktu,” katanya.

Berbagai upaya perbaikan alat pemeriksaan darah Puskesmas Palaran telah dilakukan. Namun hasilnya nihil. Kerusakan diduga karena usia alat sudah lama dan masalah ini juga sudah disampaikan ke Dinkes kota Samarinda.

Wahyu Widhi Heranata juga mengimbau dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendisposisikan diri menerapkan protokol kesehatan. Dimulai dari yang kecil, yakni keluarga, lingkungan dan masyarakat.

“Mari kita mulai dari hal yang terkecil, disiplin protokol kesehatan di dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

Penulis : Ningsih
Editor : Amin

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x