27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

Polda Kaltim Siapkan 51 Pos Pengamanan, 1.700 Personel, Hadapi Arus Mudik Lebaran

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Pangdam VI/ Mulawarman Mayor Jendral TNI Teguh P Rumekso dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral, dalam rangka kesiapan menghadapi Idulfitri 1443 Hijriah.

Rakor dilaksanakan di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, pada Selasa 19 April 2022, sore

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan usai Rakor, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan, Rakor yang dilaksanakan untuk menyiapkan seluruh perangkat dalam menghadapi lebaran tahun 2022.

Polda Kaltim, kata dia, telah mendapatkan instruksi langsung dari Mabes Polri untuk melaksanakan operasi pengamanan yang diberi sandi “Ketupat Mahakam 2022”.

“Operasi kita mulai dari tanggal 28 April sampai 9 Mei. Namun ada instruksi dari pusat, di luar rentang waktu operasi, kita akan menyelenggarakan giat kepolisian yang ditingkatkan. Yaitu mulai tanggal 14 April dan setelah operasi tanggal 9 Mei,” paparnya.

Berdasarkan instruksi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk melakukan mudik lebih awal untuk menghindari terjadinya kepadatan.

“Tahun ini diprediksi arus mudik sangat masif. Itu dari hasil survei Kementrian Perhubungan bahwa akan ada 80 juta manusia melakukan perpindahan dari satu titik ke titik lain,” terangnya.

Namun demikian, Imam Sugianto menyakini, khusus di Kaltim, mudik lebaran tahun ini masih bisa terkendali dengan baik.

“Di sini (Kaltim, red) setiap tahun ada yang mudik ke arah Jawa, Sulawesi dan sebaliknya, tapi presentasi tidak signifikan,” katanya.

Untuk menekan terjadinya penularan virus COVID-19, pemerintah terus meningkatkan capaian vaksinansi dan booster.

“Mari kita sukseskan akselerasi vaksin sehingga pelaksanaan mudik aman dari penyebaran virus,” ujarnya.

Terkait dengan pengamanan sendiri, Polda Kaltim akan mengerahkan sebanyak 1.700 personel pengamanan pada mudik lebaran tahun ini dan akan mendirikan sebanyak 51 pos pengamanan di wilayah-wilayah vital.

“51 pos pengamanan dan pelayanan akan dibangun, khususnya di pelabuhan dan mal. Di pelabuhan ini termasuk yang cukup vital, pergerakan manusia keluar masuk,” tutupnya.

Penulis : Ningsih

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU