23.7 C
Samarinda
Thursday, February 29, 2024

Akmal Malik Banggakan Capaian Isran-Hadi Saat Serah Terima Jabatan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA-Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi selama masa jabatan 2018-2023.

Pada kesempatan serah terima jabatan dan pisah sambut Gubernur dan Wagub Kaltim yang habis masa jabatannya 1 Oktober 2023, Akmal Malik mengakui, banyak hal positif yang dirasakan masyarakat.

Seperti kinerja makro dari laju pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pembangunan manusia (IPM), tingkat kemiskinan dan pengangguran terbuka, serta ginirasio dan inflasi.

Termasuk evaluasi kinerja urusan wajib  pemerintahan berkaitan pelayanan dasar. Seperti urusan pendidikan, kesehatan, urusan pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, Trantibumlinmas, dan urusan sosial.

“Tadi saya melihat video Pak Isran, beliau bilang ini video orang bikin-bikin aja Pak Akmal. Bagi kami tidak, Pak Isran hanya merendah. Sebab, kami mencatatnya Pak, ada catatan kami,” ungkap Pj Gubernur Akmal Malik saat serah terima jabatan di Plenary Hall Sempaja Samarinda, Selasa 4 Oktober 2023.

Akmal Malik membanggakan kepemimpinan Isran. Dari sisi kinerja keuangan ada target pendapatan daerah selama kepemimpinan Isran-Hadi, yang selalu di atas 100 persen atau melebihi target yang ditetapkan pada dokumen perencanaan.

“Tercapainya target pendapatan daerah itu, karena didukung kapasitas fiskal yang baik dari Provinsi Kaltim,” ucap Akmal selaku Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri.

Menurut Akmal, jika dibandingkan dengan rata-rata kapasitas fiskal wilayah Kalimantan, kapasitas fiskal Provinsi Kaltim berada di atas capaian wilayah se-Kalimantan.

Adapun prestasi lainnya yang saat ini tengah berlangsung, ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur masih dalam kepemimpinan Isran-Hadi Mulyadi, yang merupakan momentum besar bagi bangsa dan negara.

Ibu Kota Nusantara merupakan simbol identitas bangsa serta pusat gravitasi ekonomi baru yang di harapkan dapat membawa multiplier effect. Sehingga menjadikan episentrum pertumbuhan yang semakin merata ke wilayah luar pulau Jawa.

“Khususnya mendukung pembangunan Indonesia sentris menuju Indonesia maju 2045,” pungkasnya. (Puput)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -