src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemkab Kukar Ikuti APKASI Otonomi Expo 2022

Pemkab Kukar Ikuti APKASI Otonomi Expo 2022

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Jul 2022 15:41 518 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara akan mengikuti APKASI Otonomi Expo (AOE) 2022, yang akan digelar pada 20-22 Juli nanti di Jakarta. Persiapan jelang Expo, digelar rapat koordinasi (Rakor) Senin 18 Juli 2022 di ruang rapat Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra di kantor Bupati Kukar.

Rakor dipimpin langsung oleh Administrator dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Kukar, Andi Wahyuni beserta pejabat internal DPMPTSP. Turut hadir juga OPD lainnya seperti Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informasi(Diskominfo), serta dinas lainnya.

Dalam Rakor tersebut dibahas, kesiapan materi pameran terkait penerapan standar pelayanan minimal di Kukar. Andi Wahyuni menyampaikan, materi pameran nantinya akan menampilkan potensi dan peluang investasi di Kukar dan produk UMKM yang ada di Kukar.

Untuk peluang dan potensi investasi, disampaikan Andi informasi tentang hilirisasi industri kelapa sawit, potensi dan peluang investasi pendukung IKN dan taman wisata pulau kumala, kelola listrik komunal Desa Muara Enggelam (KLIK ME), lada malonan, BUMDes Payang Sejahtera, dan destinasi serta festifal pariwisata di Kukar.

Untuk produk UMKM akan ditampilkan dalam bentuk barang, brosur dan video tentang tenun ulap doyo, olahan ikan, kopi luwak, teh teawai, teh serai wangi, produk rajut, nipah creps, kue kering keminting, produk seni, pengerajin sape (alat musik berdawai tradisional etnis Dayak), batik Melayu Kutai, batik gasing, buah lai (sejenis durian endemik), karya seni ukiran, gambus (alat musik berdawai), pengerajin gambus, daur ulang tali, produk gula aren, dan pantai Panrita Lopi yang dibawakan oleh para pelaku UMKM dan pengerajin seniman Kukar.

Dijelaskannya bahwa dalam Expo tersebut booth Pemkab Kukar akan menggelar mini games dan quiz, tarian Etnis Dayak, musik tradisional Etnis Dayak sape’, dan fashion wastra. Sedangkan untuk media akan digunakan videotron sebanyak dua unit, media interaktif, poster cetak, dan video atau poster digital.

“Untuk pengunjung booth Kukar, telah disiapkan merchandise berupa miniatur Lembuswana, produk kerajinan, dan produk UMKM Kukar. Petugas yang ada pada booth Kukar nantinya akan menggunakan baju miskat dan sakai, ” tegasnya. (Adv100/Andri)

LAINNYA
x