src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 460 Guru di Kukar Ajukan Pendidikan Sarjana

460 Guru di Kukar Ajukan Pendidikan Sarjana

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Sep 2022 11:20 365 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sebanyak 460 guru di Kukar ngajukan pendidikan jenjang Sarjana melalui program Bupati Edi Damansyah Kukar Pintar 1.000 sarjana. Guru yang mengajukan permohonan kuliah dari jenjang PAUD hingga SMP.

“Dari 460 guru tersebut, akan diverifikasi kembali, khawatir ada yang sudah mendapat gelar sarjana. Karena untuk guru SMP, rata-rata sudah bergelar sarjana,” ucap Kadisdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, melalui Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan(GTK), Joko Sampurno, Jumat 23 September 2022.

Joko menyebut lagi, program 1.000 guru sarjana, adalah bantuan pembiayaan dari Pemkab Kukar agar guru mau lanjutkan pendidikan mengambil gelar sarjana. Pemkab membantu Rp 5 Juta per tahun.

“Untuk guru PNS pembiayaannya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) sedangkan untuk guru swasta pembiayaannya melalui bagian Kesra Sekretariat Pemkab Kukar,” sebut Joko.

Guru sarjana dinilai Joko sangat penting, guna menciptakan kualitas pendidikan di Kukar. Belum lagi guru yang sudah mendapatkan gelar sarjana lebih dulu, tiap tahun ada saja yang pensiun, sehingga kukar alami kekurangan guru sarjana.

“Tiap tahun pasti ada saja guru yang pensiun,” jelasnya.

Disinggung berapa kah guru yang belum sarjana di Kukar, Joko tidak bisa memastikan jumlahnya, karena datanya menyesuaikan, misalnya ada kepala sekolah yang menambah guru sekolah, namun belum sempat lapor ke Disdikbud.

“Belum bisa dipastikan data jumlah guru yang belum sarjana, karena sifatnya fluktuatif. Seperti ada guru bergelar sarjana mengundurkan diri, langsung ada penggantinya yang belum sarjana,” paparnya.

Program 1.000 sarjana bagi guru didukung penuh oleh Ketua Dewan Pendidikan Kukar, Prof Jonathan Palinggi. Akademisi fakultas ekonomi dan bisnis(Febis) Unikarta tersebut, program tersebut harus didukung semua pihak khususnya elemen guru.

“Tidak semua Pemimpin daerah ada yang menciptakan program seperti Kukar. Program Bupati Kukar ciptakan 1.000 guru sarjana harus didukung,” tandasnya.(Adv178/andri)

LAINNYA
x