src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Samarinda mendapatkan perhatian dari Komisi 1 DPRD Samarinda. Pasalnya komisi 1 DPRD Samarinda yang juga membidangi Hukum, sangat mengutuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Saya pribadi sangat mengutuk tindakan para pelaku yang melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak – anak,” ungkap Ketua komisi 1 DPRD Samarinda, Joha Fajal saat ditemui di ruang rapat komisi 1 DPRD Samarinda. Selasa 15 Juni 2021.
Lanjutnya, Joha menjelaskan memang maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak dikarenakan adanya beberapa faktor, salah satunya ada ekonomi. Namun kekerasan tersebut tidak perlu dilakukan.
“Perempuan itu harus dihargai, karena bagaimana pun kita ini keluarnya dari perempuan. Kalau kata orang pintar Surga itu dibawah telapak kaki ibu” jelasnya.

Politisi dari fraksi Nasdem tersebut berharap agar selain OPD terkait yang memberikan sosialisasi, tokoh – tokoh agama juga ikut berpartisipasi memberikan ceramah untuk memberikan nasehat agar kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak terjadi.
“Tokoh agama juga sangat berperan dalam hal ini untuk memberikan nasehat agar kekerasan terhadap perempuan tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (adv)
Penulis: Riski