22.6 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

200 Gram Narkoba Dikendalikan dari Tembok Penjara

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Mendekam di Lembaga Pemasyarakatan seumur hidup, nyatanya tidak membuat laku lancung kelompok narapidana ini teramputasi.

Buktinya, mereka mampu mengendalikan bisnis narkoba dari dalam jeruji penjara. Kelompok ini dikomandoi oleh seorang narapidana berinsial ALS.

Aksi kelompok ini pun terungkap setelah anggota BNNP Kaltim melakukan pengembangan atas penangkapan tanggal 21 Febuari 2021, pukul 17.00 WITA dan tanggal 22 Febuari 2021, pukul 05.30 WITA.

Mereka yang ditangkap masing-masing berinisial MKT, SKR, dan empat orang warga binaan lapas berinisial ALS, TT, YD dan UD.

Kepala BNNP Kalimantan Timur Iman Sumantri melalui Kepala Bidang Pemberantasan Kombespol Djoko Pornomo,S.IK mengatakan, anggotanya berhasil menangkap enam tersangka jaringan Lapas di Samarinda.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari para pelaku yaitu, narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 4 bal atau 200 gram.

Dari hasil pemeriksaan anggota BNNP Kaltim kepada para pelaku, YD mendapatkan narkotika jenis sabu-sabu yang dipesan oleh TT sebanyak 4 bal atau 200 gram. YD sendiri mendapatkan barang haram tersebut dari GT seberat 125 gram dan UD seberat 75 gram.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, terduga pelaku berinisial MKT mengambil paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan sistem jejak, di daerah Jalan Juanda sebanyak 200 gram. Kemudian MKT, membawa paket tersebut ke kos yang berada di Jalan Pramuka 8.

“Atas keterangan MKT bahwa, ia disuruh oleh seseorang yang mengaku bernama ALS, yang merupakan warga binaan Lapas untuk mengambil dan mengantar sabu ke Tanah Grogot,” terang Djoko.

Anggota BNNP terus melakukan pengembangan dan penggeledahan di kamar kos yang ditempati oleh MKT. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan barang bukti tambahan lainnya yang berkaitan dengan narkotika.

“Dari pengakuan MKT, bahwa sabu-sabu yang diterimanya, akan dikirimkan kepada seorang laki-laki yang bernama SKR di Kabupaten Paser. Kemudian tim BNNP Kaltim dan BNNK Balikpapan melaksanakan control delivery ke daerah Grogot. Maka, diamankan seorang laki-laki bernama SKR. Atas keterangan SKR, paket sabu tersebut dipesan atau dibeli dari seorang laki-laki bernama ALS, warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan,” beber Djoko lagi.

Dari tangan MKT, petugas mengamankan barang bukti berupa 4 paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 200 gram. Selain itu, barang bukti lainnya yang turut diamankan petugas dari MKT adalah 3,5 butir inex merk rolex berwarna hijau, 11 bal plastik ketip, berukuran 8.7 x 13, 1 bal plastik ketip ukuran 7 x 10, 2 bal plastik ketip ukuran 3 x 5. 2 bendel plastik klip, 2 sedotan sendok takar.

Lalu, 1 kotak lilin, 1 plastik hitam, 1 buah tas ransel berwarna hitam, 1 unit timbangan digital berwarna silver merk Taffware Digipounds, 1 timbangan digital warna hitam, 1 kotak cas hp Samsung, 1 timbangan digital bentuk sendok warna merah, 1 buah bong, 1 buku tabungan dan 1 atm BRI.

Selain itu, tim BNNP Kaltim juga mengamankan 1 ponsel Mokia warna hitam, Samsung lipat warna putih, serta 1 unit sepeda motor Honda CBR warna merah plat nopol KT 5116 FA berserta STNK, dan uang hasil penjualan barang haram Rp. 50.000.000.

Keenam pelaku dibawa ke Kantor BNNP kaltim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut .

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar