src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> DKP Kukar Edukasi Cara Membersihkan Ikan yang Benar

DKP Kukar Edukasi Cara Membersihkan Ikan yang Benar

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Okt 2026 14:33 14 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) mengedukasi masyarakat tentang cara membersihkan ikan yang baik dan benar karena banyak warga yang belum mengetahui praktiknya.

“Kami rutin melakukan sosialisasi cara membersihkan ikan yang baik dan benar, serta gemar makan ikan,” kata Kepala DKP Kukar Muslik, Senin 19 /10/2026).

Muslik mencontohkan cara mematikan ikan air tawar yang masih hidup. Menurut dia, prosedur yang tepat adalah membuat ikan langsung mati. “Diusahakan satu kali pukul langsung mati,” jelasnya.

Cara itu lebih baik daripada memukul ikan sekali, tetapi belum mati, lalu ikan masih bergerak di lantai yang belum tentu higienis.

Muslik juga menyarankan agar insang ikan dibuang saat memasak menu berbahan kepala ikan. Sebab, insang merupakan bagian ikan yang paling banyak mengandung bakteri. Insang menjadi sangat rawan jika dimasak tidak lama. “Biasanya ada sayur berbahan kepala ikan, insang diikutkan. Kami sarankan jangan diikutkan,” jelasnya.

Muslik menambahkan, tingkat kesegaran ikan juga harus diperhatikan. Ikan air tawar yang tidak dikelola dengan baik akan cepat menurun kesegarannya. “Sering terjadi ikan air tawar yang sudah mati, tanpa diberi es, dibiarkan begitu saja. Akhirnya tingkat kesegarannya menurun sehingga harganya lebih murah dari ikan segar,” tegasnya.

Dia menyinggung masih banyak anak yang kurang suka mengonsumsi ikan, padahal kandungan proteinnya lebih tinggi daripada ayam. Ia mengaku mendapat informasi bahwa anak-anak tidak menyukai menu lauk Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berbahan ikan. “Harus diperhatikan olahan makanan berbahan ikan demi gizi anak yang maksimal,” jelasnya.

Menurut Muslik, olahan turunan berbahan ikan bergantung pada inovasi orang yang memasak. Ikan dapat diolah menjadi nugget, sosis, atau bakso ikan dengan tampilan menarik agar anak gemar memakannya. “Sudah terbukti, gencar makan ikan mampu mengatasi stunting pada anak,” tegasnya.

Mitra MBG Kukar Ely Hartaty Rasyid juga mengakui bahwa masih banyak anak yang tidak suka menu berbahan ikan. Menurut dia, perlu inovasi dalam mengelola menu MBG yang disukai banyak anak. “Ikan kalau dikelola nugget, dikasih krispi, rasanya renyah gurih, anak-anak lebih suka,” ujarnya. (Andri)

LAINNYA
x